5 Langkah Hemat Belanja Sekolah Anak

Ibu menemani anak ke tempat sekolah.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Pendidikan adalah hal yang penting. Dengan pendidikan Anda dapat mengubah nasib bahkan mengubah kondisi finansial seseorang. Sayangnya, biaya pendidikan semakin mahal saja tiap tahunnya. 

img_title Waspada! Ini Tanda-tanda Masalah Keuangan yang Jarang Disadari, Nomor 3 Bisa Bikin Terlilit Utang

Meski sudah banyak program pemerintah yang meringankan beban masyarakat terkait biaya pendidikan, tetap saja biaya pendukung seperti ongkos transportasi kebutuhan alat tulis dan berbagai kebutuhan lain harus dipenuhi sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar kebutuhan hidup yang lain tidak terbengkalai, berikut ini tips menghemat pengeluaran sekolah anak yang bisa Anda terapkan:

img_title Sederet Ujian Rumah Tangga, Paling Umum Adanya Campur Tangan Mertua

1. Buat anggaran belanja

Saat anak masuk sekolah, akan ada segudang kebutuhan. Apalagi jika anak yang akan bersekolah merupakan anak pertama. Tidak ada warisan yang bisa dimanfaatkan dari kakaknya. Sudah pasti semua barang harus dibeli baru. 

img_title Marshanda Blak-blakan Ngaku Kesulitan Keuangan Hingga Ngutang untuk Pengobatan

Sama halnya dengan belanja kebutuhan sehari-hari, buatlah daftar belanja saat mau berburu kebutuhan sekolah. Dengan daftar belanjaan yang disusun berdasarkan bujet, pembelian tidak akan membengkak. 

Usahakan untuk membuat bujet dan daftar belanja jauh hari sebelumnya agar punya kesempatan untuk berfikir dan mempertimbangkan. 

Baca juga: 7 Tanda Kamu Selingkuh Secara Finansial dari Pasangan

2. Beli kebutuhan sekolah secara online

Belanja kebutuhan sekolah secara online juga bisa menghemat banyak pengeluaran. Sudah pasti, kamu tidak perlu repot ke luar rumah dan menghabiskan sejumlah uang untuk ongkos transportasi. Manfaatkan toko online yang menawarkan promo gratis ongkos kirim dan diskon.

Selain itu, saat belanja online kamu lebih punya banyak waktu untuk membandingkan harga barang di toko yang satu dengan yang lainnya.

3. Jual yang bekas, beli yang baru 

Tidak ada salahnya anak menggunakan barang bekas. Asal masih bisa dipakai, peralatan sekolah yang sudah tidak dipakai kakak atau saudara bisa digunakan. Tapi, kalau memang harus beli yang baru, kenapa tidak berbelanja menggunakan uang hasil penjualan barang bekas. Coba jajal jual barang-barang bekas tersebut melalui sosial media atau situs jual-beli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Stok keperluan sekolah

Seperti biasa, harga kebutuhan sekolah akan naik menjelang musim masuk sekolah. Namun, harga tersebut akan turun seiring berlangsungnya aktivitas belajar mengajar. Biasanya, sebulan setelah masuk sekolah harga barang-barang kebutuhan belajar tersebut akan turun. 
Nah, kalau kamu mau sedikit berinvestasi, kenapa tidak beli barang untuk kebutuhan tahun depan sekarang juga. Jadi, ketika harga naik pada tahun depan, kamu tidak lagi khawatir ongkos belanja membengkak. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut