BTN Ajak Pengembang Properti Ikut Tax Amnesty

Ilustrasi gedung Bank Tabungan Negara (BTN)
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengajak para pengembang properti dan nasabah prioritas untuk mengikuti program pengampunan pajak, atau tax Amnesty.

Penyebab Dana Repatriasi Seret Mengalir ke Sektor Properti

BTN mulai aktif melakukan sosialisasi amnesti pajak, dengan menawarkan produk investasi kepada nasabah maupun mitra kerjanya.

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, serius untuk dapat berperan lebih baik dalam menampung dana tax amnesty, demi suksesnya program ini. Ia mengatakan, dalam sosialisasi kali ini, mayoritas yang hadir adalah dari pengembang perumahan. 

Harapan Menkeu Sri di Minggu Terakhir Tax Amnesty

"Sosialisasi ini agak beda, jadi ada private dan community, dan kami laporkan bahwa yang kami undang adalah sebanyak 700 undangan. Dengan 500 peserta adalah mayoritas REI (asosiasi pengembang) dan 200 adalah Nasabah BTN, semuanya akan mengikuti tax amnesty," kata Maryono dalam seminar Tax Amnesty & Property Investment di Kempinski Hotel Jakarta, Jumat 19 Agustus 2016.

Menurutnya, di samping produk terkait pasar modal, BTN juga akan terus mendorong untuk bagaimana produk investasi di luar pasar modal juga menjadi pilihan. Sebab, imbal hasil, atau return yang didapatkan juga sangat kompetitif. 

Langkah Ditjen Pajak untuk Program Tax Amnesty

"Karena, return yang sangat kompetitif. BTN mempunyai potensi di bisnis pembiayaan perumahan. Pasar ini akan kita garap untuk menyerap amnesti pajak," kata dia. 

Maryono juga optimistis, pihaknya akan mendapatkan dana repatriasi yang diperkirakan mencapai Rp50 triliun. Dana ini, nantinya akan difokuskan BTN untuk penyaluran ke sektor rill.

"Dana ini akan sangat membantu dalam menyukseskan program sejuta rumah yang dilakukan pemerintah," ujar dia. (asp)

Gedung Standard Chartered di Jakarta.

Alasan WNI Pemilik Dana Rp18,9 Triliun Transfer ke Singapura

Transfer yang dilakukan 81 WNI ini membuat geger.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2017