Bos Amazon Siapkan Roket Terbesar Dekade Ini

Falcon 9, roket SpaceX yang siap mengangkut manusia ke luar angkasa
Sumber :
  • space.com

VIVA.co.id – Setelah bertahun-tahun merahasiakannya, kerjasama antara perusahaan antariksa swasta Blue Origin dan Amazon.com akhirnya terkuak. Kedua perusahaan tersebut sepakat untuk memproduksi roket terbesar yang pernah dibuat oleh manusia pada dekade ini.

Roket 'Taksi' SpaceX Meluncur ke Luar Angkasa Bawa Dua Astronot NASA

Roket yang dinamakan New Glenn ini akan lebih besar dari yang dibuat oleh SpaceX. Rencananya roket kolaborasi Blue Origin dan Amazon tersebut akan diluncurkan pada akhir dekade ini atau sekitar 2020.

Proses pembuatan New Glenn didesain dalam dua tahap, tahap pertama oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dengan setengah dari roket Saturn V. Sementara setengahnya lagi dilakukan oleh Blue Origin, sehingga nantinya New Glenn akan membawa banyak muatan dan 'menggiring' jutaan orang untuk bekerja dan tinggal di luar angkasa.

Roket SpaceX Diledakkan Buat Uji Coba

Pengumuman Blue Origin dan Amazon ini menjadi angin segar di tengah pentingnya industri luar angkasa komersial. Akhir-akhir ini banyak perusahaan mencoba wahana antariksanya, seperti Richard Branson sang empunya Virgin Galactic, menguji pesawat antariksa baru bernama SpaceShipTwo.

Kemudian, SpaceX meluncurkan Falcon 9 yang membawa satelit komunikasi milik Facebook. Namun roket tersebut meledak jelang lepas landas di Cape Canaveral, Amerika Serikat. 

Ingin Wisata ke Antariksa? Tiketnya Dijual Awal 2019

"Visi kami adalah membawa jutaan orang untuk bekerja dan tinggal di luar angkasa. Dan, New Glenn merupakan tahap yang penting menuju kesana," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Amazon Jeff Bezos melalui pernyataannya di Washington Post dikutip Daily Mail, Selasa, 13 September 2016.

Diinformasikan, penamaan roket tersebut merupakan tanda kehormatan Blue Origin dan Amazon terhadap astronot John Glenn, di mana ia sosok yang penting dalam memuluskan menjalankan misi kedua perusahaan besar tersebut.

Sebelumnya, Blue Origin telah merancang New Glenn dua kali yang sama-sama memiliki diameter 23 kaki dengan tinggi 270 kaki. Sementara New Glenn yang terbaru lebih besar lagi, diperkirakan mencapai 313 kaki.

"New Glenn dirancang untuk meluncurkan satelit komersial dan menerbangkan manusia ke luar angkasa," tegas Bezos.

Belum dipastikan tanggal, bulan, dan tahun kapan New Glenn tersebut akan diluncurkan. Baik Blue Origin dan Amazon hanya mengungkapkan bahwa roket tersebut akan meluncur akhir dekade ini di Launch Complex 36 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Persiapan peluncuran Satelit Merah Putih milik Indonesia dari Amerika Serikat (AS).

Terbang Pakai Roket SpaceX, Satelit Satria Masih Punya Tantangan Lain

Manufaktur Satelit Satria dari Prancis, terbang pakai Roket Falcon 9.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2020