Fiber Optik dan 3G XL Mulai Masuk ke Sulawesi

Teknisi memeriksa perangkat BTS XL
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna

VIVA.co.id – XL Axiata mengklaim telah memperkuat jaringan di sebagian besar wilayah Sulawesi. Langkah itu diambil XL karena pelanggan yang ada di Tanah Celebes itu terus mengalami peningkatan dalam mengkonsumsi data.

Upaya penguatan jaringan di Sulawesi dilakukan XL dengan membangun infrastruktur jaringan fiber optik, pembangunan jaringan 4G LTE, dan pemanfaatan spektrum frekuensi 900 MHz untuk layanan 3G.

Direktur/Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya mengatakan, Sulawesi adalah daerah yang memiliki potensi besar untuk pasar layanan telekomunikasi dan data ke depannya. Disebutkan, kota-kota yang ada di Sulawesi semakin menggeliat, seiring dengan pembangunan berbagai sarana infrastruktur.

"Karena itulah kami optimis, secara bisnis wilayah ini cukup menjanjikan dan kami pun tak ragu untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jaringan di sana, sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pasar yang ada. Tentu saja, di luar hitungan  bisnis, kami ingin jaringan XL juga mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi di seluruh provinsi yang ada di Sulawesi," ujar Yessie dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 September 2016.

Saat ini jaringan XL di Sulawesi mencakup 58 kabupaten yang tersebar di empat provinsi dengan dukungan total Base Tranceiver Station (BTS) di seluruh daerah Sulawesi mencapai 1.850 BTS unit, di mana 40 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G.

Untuk jaringan backbone fiber optik (FO) XL membentang total 4.150 kilometer yang dapat melayani sekitar 1,2 juta pelanggan. Sekitar 23 persen pelanggan di pulau menyerupai huruf K ini ialah pelanggan data, sehingga terus menuntut jaringan berkualitas. Sejumlah area baru yang tahun ini mendapatkan layanan 3G antara lain Kabupaten Enrekang, Muna, Buton, Kolaka Utara, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Bolaang Mongondow.

Pembangunan FO akan terus dilakukan XL untuk memperkuat kualitas jaringan data yang sudah ada serta memperluas wilayah layanan XL. Proyek pembangunan FO yang sedang berjalan di Makassar sepanjang 80 kilometer, Manado lebih dari 220 kilometer, Bulo-Bulo Sengkang sepanjang 70 kilometer.

Dari sisi pelanggan, XL mengakui ada peningkatan jumlah pelanggan dari tahun ke tahun yang sampaj saat ini menyentuh angka 1,2 juta pelanggan. Operator yang identik warna biru ini mengklaim, penggunaan layanan data meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu.

XL Axiata dan MMC Jalin Hubungan Harmonis

Yessie menambahkan, Manado menjadi kota pertama di Sulawesi yang telah mendapatkan layanan 4G LTE dari XL. Ibu Kota Sulawesi Utara tersebut memiliki total jumlah pelanggan sebanyak 85 ribu, sekitar 23 persen di antaranya merupakan pelanggan 4G. Jumlah pelanggan 4G di Kota Manado terus meningkat sejak layanan 4G resmi tersedia di Manado. Sebagai gambaran, terhitung sejak Desember 2015 – Agustus 2016 terjadi kenaikan hingga 870 persen.

"Saat ini, khusus di kota ini saja, trafik Data per hari rata-rata lebih dari 2 Terabyte. Tingginya akses Data pada pelanggan di Manado ini pula yang antara lain mendasari implementasi layanan 4G di Manado oleh XL.”

Pemerintah Tak Bisa Halang-halangi Merger XL Axiata dan Smartfren

Selain Manado, kota berikutnya di Sulawesi yang akan mendapatkan layanan 4G LTE adalah kota Makassar pada bulan Nopember 2016.

(mus)

XL Axiata Siap Menyusul Indosat?
Menara BTS XL Axiata.

Begini Cara XL Axiata Buat Pelanggan Tidak Pindah ke Lain Hati

XL Axiata terus berupaya untuk meningkatkan kualitas jaringan data guna mengimbangi peningkatan trafik penggunaan oleh pelanggan dari tahun ke tahun.

img_title
VIVA.co.id
27 Februari 2022