Ambisi Pebiliar Cantik Usai Curi Perhatian di PON Jabar 2016
- Raden Riki Ilham Rafles Karami/VIVA.co.id
Dukungan sang paman, diakui Aina, semakin dikuatkan oleh kedua orangtuanya. Dia yang juga memiliki minat tinggi kepada olahraga bulutangkis sengaja diarahkan untuk lebih fokus ke biliar.
"Olahraga yang disenangi banyak, bulutangkis dan basket. Tetapi, menurut orangtua biliar lebih baik. Tandingnya di indoor dan pakaiannya rapi, jadi kesannya lebih elegan," tuturnya.
Yang membuat Aina semakin tertarik dengan biliar adalah soal menjaga fokus dan mood saat bertanding. Sebab, olahraga bola sodok ini dinilainya sangat sensitif bagi orang yang memainkannya.
"Yang nentuin menang atau kalah itu diri kita sendiri. Kalau ingin maju kita harus usaha, karena usaha tidak pernah mengkhianati," tegasnya.
PON 2016 bukanlah kali pertama baginya. Saat masih berusia 14 tahun, Aina menjadi bagian Kalbar berlaga di PON XVIII/Riau 2012. Saat itu dia sudah mampu mempersembahkan 1 medali perak dari ganda campuran, dan 1 medali perunggu dari ganda putri. (one)