IHSG Dibuka Positif, Intip Saham-saham Ini

Papan elekstronik IHSG
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin

VIVA.co.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,32 persen, atau 17,49 poin ke level 5.442,82, saat membuka perdagangan jelang akhir pekan ini, Kamis 29 September 2016, .

Analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Wijanarko mengatakan, perdagangan pasar saham hari ini, mesti dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi sejumlah saham. Mengingat, laju indeks diperkirakan melakukan reli positif pada Oktober mendatang.

"Bila masih terjadi konsolidasi, atau koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli, maka direkomendasikan akumulasi saham big caps (berkapitalisasi pasar besar) dan lapis kedua," kata dia di Jakarta.

Yuganur memperkirakan, reli kenaikan IHSG pada Oktober mendatang akan menembus target batas atas di level 5.470. Sehingga, para pelaku pasar disarankan untuk mengakumulasi empat saham berikut ini:

1. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Badan dan Banten Tbk (BJBR), dengan target perdagangan di level Rp1.800.

Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan BUMD ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi laba bersih ke depan di 2016-2017, ada pada skenario kenaikan menuju batas atas psikologis di level Rp1.800

2. PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), dengan target perdagangan di level Rp1.610.

Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten minyak sawit ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada level Rp1.610.

IHSG Diprediksi Menguat, Ini Rekomendasi Saham yang Perlu Dicermati

3. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dengan target perdagangan di level Rp2.950.

Secara teknikal, perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten konstruksi BUMN ini dapat digunakan sebagai peluang akumulasi untuk kontinuasi kenaikan menuju level Rp2.950.

Ditopang Sektor Tambang dan Pertanian, IHSG Diprediksi Menguat

4. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), dengan target perdagangan di kisaran Rp490-510.

Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten properti ini dapat digunakan sebagai peluang perdagangan mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju batas atas psikologis di kisaran Rp490-510. (asp)

Bank BUMN Kucurkan Rp11 Triliun ke UMKM, IHSG Semakin Kuat
Ilustrasi papan saham IHSG.

IHSG Dibuka Melemah, Simak Rekomendasi Saham Akhir Pekan Ini

IHSG memiliki potensi untuk kembali mengalami tekanan karena saham-saham dari sektor pertambangan dan keuangan.

img_title
VIVA.co.id
5 Maret 2021