Awali Kuartal Empat, Bursa Wall Street Melemah

Pialang saham di Bursa Wall Street.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Pada awal kuartal keempat tahun ini, bursa saham Amerika Serikat Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Senin atau Selasa dinihari WIB. Ini dipicu oleh sektor keuangan, konsumen dan utilitas menarik S&P 500 ke posisi yang lebih rendah. 

img_title Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rp 18.033 per Dolar AS

Dilansir dari laman Reuters, Selasa 4 Oktober 2016, indeks saham Dow Jones Industrial Average turun 0,3 persen menjadi 18.253,85 poin,  S&P 500 kehilangan 0,33 persen menjadi 2.161,2. Nasdaq Composite .IXIC tergelincir 0,21 persen menjadi 5.300,87 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks utama bergerak fluktuatif dalam beberapa hari terakhir, hal ini karena investor gugup tentang hasil yang ketat dalam memperebutkan posisi presiden AS menjelang pemilihan 8 November.

img_title Rupiah Terancam Tembus Rp18.500 per Dolar AS, Isu Politik Dalam Negeri hingga Sentimen MSCI Jadi Pemicu

Bank-bank besar memperpanjang penurunan baru-baru ini karena investor khawatir tentang stabilitas Deutsche Bank dan juga Wells Fargo & (WFC.N) terkait penanganan pelanggaran penjualan.

Saham di luar AS yang terdaftar dari Deutsche tergelincir 0,85 persen karena harapan investor memudar terhadap  kesepakatan cepat dengan otoritas AS atas kesalahan penjualan sekuritas berbasis mortgage.

img_title IHSG Anjlok 8 Persen, Rupiah Tembus Rp18.021 per Dolar AS

"Akan ada negosiasi yang menurunkan penalti yang tapi pasar  sedikit overhang," kata Tim Ghriskey, Kepala Investasi Solaris Group di Bedford Hills, New York.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saham Tesla Motors (TSLA.O) melonjak 4,74 persen setelah produsen mobil listrik mengatakan pengiriman kuartal ketiga naik 70 persen menjadi 24.500 mobil.

Sekitar 5,9 miliar saham diperjualbelikan di bursa AS, jauh di bawah 7,1 miliar rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir, menurut data Thomson Reuters.

Gubernur BI, Destry Damayanti

Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Usai dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp18.100, Gubernur BI, Damayanti jelaskan, bahwa pihaknya  terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut