Wakil Ketua DPR Kritisi Presiden Terkait Pembuatan UU

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
Sumber :

VIVA.co.id –  Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritisi Presiden Joko Widodo mengenai proses pembuatan undang-undang.

Pengamat: Penundaan Pemilu Harus Patuhi Konstitusi

Hal tersebut disampaikan Fadli saat audiensi dengan mahasiswa FISIP Universitas Indonesia, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 11 Oktober 2016.

Fadli Zon menjelaskan mengenai proses pembuatan undang-undang kepada puluhan mahasiswa UI yang hadir. UU harus dibuat bersama antara pemerintah dan DPR.

Anggota Komisi IX DPR Akui Tak Diberitahu Penerbitan Aturan JHT

Fadli juga menjelaskan pernyataan Jokowi yang meminta DPR untuk tidak terlalu banyak membuat UU.

"Presiden mengatakan buat UU jangan banyak-banyak, empat atau lima saja lah. Tapi Presiden lupa pemerintah mengusulkan 13 RUU," kata Fadli.

4 Fakta Putusan MK Sebut UU Cipta Kerja Bertentangan dengan UUD 1945

Di sisi lain, lanjut Fadli, masyarakat dan media massa juga mengkritik DPR apabila tidak produktif membuat UU.

Oleh karena itu, DPR harus bekerja keras untuk menyelesaikan RUU yang sudah diputuskan sebagai prioritas.

"Presiden ngerti enggak sih proses legislasi itu. Tapi enggak apa-apa lah karena ini masih belajar," lanjut Fadli yang disambut tawa sebagian mahasiswa UI.  (webtorial)

Ilustrasi Petugas KPPS melakukan penghitungan suara pada Pemilu serentak 2019.

Pakar: Yang Wacanakan Penundaan Pemilu Mungkin Tak Baca UUD 1945

Pakar hukum tata negara pada Undana Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengemukakan bahwa tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan pemilu serentak 2024.

img_title
VIVA.co.id
8 Maret 2022