Suparmanto, Pencipta Kompor Batik Listrik Mendunia

Nova Suparmanto, perajin kompor batik listrik yang kini sukses mendunia berkat inovasinya, Kamis (27/10/2016)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Daru Waskita

Bahkan, menurut penuturan Nova, dia sempat mengirim kompor batik ke Australia untuk kepentingan pembelajaran. Produk-produk Astoetik yang dikembangkan Nova pun banyak diakui manfaatnya  dan mendapatkan banyak apresiasi. Bahkan sembilan penghargaan pun telah disabet baik itu dari dalam maupun luar negeri.

img_title Polwan Cantik Tuntaskan 200 Kasus Pelecehan Seksual dalam 2 Bulan

"Untuk harga kompor listrik  dari bahan gerabah mencapai Rp325 ribu per unitnya, kompor plat besi Rp290 ribu per unitny dan kompor cap sebesar Rp1,1 juta per unitnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hastono Adi, karyawan di bidang riset dan pengembangan membeberkan, untuk kompor dari bahan tanah liat itu, perusahaannya bekerjasama dengan perajin tanah liat kasongan. Kompor dari tanah liat itu pun biasanya banyak disukai para pembatik karena bentuknya tradisional.

img_title Potret Perjuangan Petugas PLN Supaya Listrik Menyala

"Untuk perajin batik dalam negeri banyak yang suka kompor listrik dari tanah liat. Bentuknya tradisional," ujarnya.

Talk show “Membawa Warisan Budaya Mendunia” perayaan Hari Batik Nasional 2024.

Pesona Batik Indonesia Tembus Pasar Dunia Bersama Teknologi E-commerce

Tidak hanya di Tanah Air, batik kini telah berkembang menjadi salah satu komoditas industri kreatif yang digemari oleh pasar global.

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut