Pengguna Lahan Kerap Sepelekan Tata Ruang

Sungai Ciliwung
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA.co.id – Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang Budi Situmorang mengatakan, saat ini sangat jarang sekali para pengguna lahan yang memperhatikan perencanaan tata ruang.

Sri Mulyani Ungkap 'Kontraksi Dalam' Belanja Modal Januari 2022

"Apakah, semua rencana tata ruang kita dipakai oleh pengguna-pengguna lahan? Sangat jarang sekali. Karena, kualitas rencana tata ruang yang telah kita buat itu dianggap sangat rendah," kata Budi, saat mewakili Menteri ATR Sofyan Djalil, pada diskusi bertajuk 'Integrasi Sektor Perencanaan dalam Mencapai Tata Ruang yang Berkelanjutan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 3 November 2016.

Ia, bahkan menceritakan temuan pihaknya di daerah Wonosobo sampai ke Puncak Dieng. Di daerah yang saat ini marak dengan ladang-ladang sayuran itu, dalam perencanaan tata ruang sebenarnya merupakan wilayah kawasan lindung.

Daftar 12 Ruas Jalan Tol Baru yang Diresmikan 2021

Namun, karena adanya praktik-praktik yang menguntungkan secara ekonomi, maka para pengguna lahan di kawasan itu sama sekali tidak memperhatikan perencanaan tata ruang, yang telah dibuat dan diperuntukkan bagi kawasan tersebut.

"Apalagi, ladang-ladang di sana itu tidak pakai terasering (sistem pembuatan tanah berundak pada lahan miring untuk menghindari erosi), karena alasan mereka terasering kerap membuat kentang dan tanaman lainnya busuk," ujarnya.

Sambungkan Jabar dan Jateng, Tol Getaci Telan Dana Rp56 Triliun

Budi mengakui, jika lemah dan rendahnya kualitas tata ruang ini, salah satunya disebabkan karena rendahnya apresiasi kepada para 'planner,' atau perencana tata ruang.

Karenanya, ia mengapresiasi forum-forum semacam ini, sebagai ajang introspeksi bagi para planner dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

"Lemah dan rendahnya kualitas tata ruang ini, karena apresiasi kepada planner juga rendah. Kita ingin meyakinkan kepada para pengguna tata ruang bahwa penggunaan tata ruang lebih baik dibanding tanpa tata ruang," kata Budi. (asp)

Pengguna jalan tol melintas di samping gardu tol yang melayani pengisian ulang e-Money Mandiri di Gerbang Tol Cililitan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2017.

Siap-siap Tarif Tol Dalam Kota Resmi Naik Besok, Ini Rinciannya

Tarif tol dalam kota akan naik sebesar Rp500 pada Sabtu 26 Februari 2022 pukul 00.00 WIB pada semua golongan kendaraan.

img_title
VIVA.co.id
25 Februari 2022