Miss Grand International Siap Tebar Pesan Perdamaian

Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi
Sumber :
  • Bimo Aria/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Miss Grand International 2016 Ariska Putri Pertiwi mengatakan, Miss Grand International membawa pesan perdamaian bagi seluruh dunia. Namun dia menegaskan tidak turun dalam peperangan secara langsung.

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

"Aku bukan terjun ke perangnya langsung, tapi berperan menyebarkan pesan-pesan perdamaian," kata dia di Jakarta Pusat, Senin, 21 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, dia akan melakukan kampanye ke sejumlah korban perang. Dia akan memberikan semangat termasuk kepada anak-anak, dan masukan hingga korban perang bisa kembali bangkit dan meraih impiannya.

img_title Iran Tegas Tangguhkan Perjanjian Damai usai AS Berulang Kali Langgar Komitmen

"Ya walaupun mereka sudah kehilangan keluarga, sudah kehilangan orang-orang tercinta, bagaimana caranya mereka bangkit menjalani hidup yang terus berjalan. Mereka harus menyusun kembali hidup mereka lagi," tutur dia.

Memiliki tanggung jawab membawa perdamaian dunia yang cukup berat, Ariska ternyata memiliki pengalaman mendatangi pengungsian imigran di Medan, Sumatera Utara. Dalam kunjungannya itu, dia melihat secara langsung kondisi para pengungsi imigran yang kesusahan dan berbagi tempat di sebuah ruangan yang sempit.

img_title Parlemen Iran Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan Damai dengan AS

"Mereka enggak tahu kapan harus keluar. Mereka enggak tahu akan dikirim ke negara mana. Kalau kita lihat benar-benar kasihan banget. Enggak tega melihatnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ariska sangat menaruh empati terhadap imigran tersebut. Sebab, dia melihat langsung bagaimana para pengungsi tinggal di bawah tenda, dengan kondisi yang sangat jauh dari kata bersih dan laik.

Ilustrasi patroli pasukan penjaga perdamaian PBB

2 Pasukan Perdamaian PBB Asal Ethiopia Gugur saat Patroli di Sudan Selatan

Dua petugas penjaga perdamaian PBB gugur setelah patroli mereka disergap dalam perjalanan menuju Jonglei di Sudan Selatan. 3 petugas perdamaian lainnya luka

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut