Komisi IV Usulkan BUMN Perikanan Diundang RDP di DPR

Rapat Kerja Komisi IV DPR RI
Sumber :

VIVA.co.id – Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono menginginkan pemerintah juga mewaspadai masuknya investasi asing di sektor kelautan dan perikanan karena bisa saja terdapat maksud lain di balik investasi tersebut.

Riset Ungkap Dampak Bantuan Pemerintah ke Sektor Perikanan Tangkap

"Saya khawatir PMA (penanaman modal asing) yang berinvestasi untuk pintu masuk guna mendapatkan fasilitas yang lain," kata Ono Surono lewat siaran persnya, Kamis 1 Desember 2016.

Ia mencontohkan ada investor dari negeri Eropa Timur yang rencananya akan membuka ‘cold storage’ atau fasilitas pendingin untuk menyimpan ikan.

10 Ribu Pembudidaya Perikanan Dibidik Masuk Ekosistem eFishery 2021

Menurut Ono, aneh bila ada investor asing yang hanya membuat ‘cold storage’ tetapi hanya untuk kapasitas sekitar 400 ton.

"Berapa sih nilainya, hanya sekitar Rp2 miliar. Masak perusahaan Indonesia tidak ada yang mampu," katanya.

Raih Pendanaan Seri B, eFishery Dapat Dukungan 4 Ventura Asing

Ia tidak ingin perusahaan asing yang bekerja dan  badan usaha di Indonesia hanya mendapatkan semacam ‘fee’-nya saja.

Untuk itu, Ono juga mengusulkan agar sejumlah BUMN Perikanan juga diundang untuk rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan sejumlah investor asing yang digunakan untuk mengembangkan sektor pengolahan perikanan di kawasan perairan Natuna.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jakarta, 4 Agustus 2016, menyebutkan, investor tersebut antara lain perusahaan dari Rusia yang disebut bakal membangun fasilitas pendingin atau ‘cold storage’ untuk penyimpanan ikan yang ditangkap nelayan.

Investor asal Rusia tersebut, ujar Menteri Susi, bakal bekerja sama dengan pihak di dalam negeri seperti Perindo untuk mengelola komoditas perikanan.  (webtorial)

Tambak Udang Vaname yang dikelola oleh eFishery dan Baba Rafi.

Jangan Patah Semangat Bisnis Akuakultur, Bisa Coba Cara Ini

Laju bisnis akuakultur tumbuh 21 persen selama enam tahun terakhir, jauh di atas sektor tangkapan ikan yang hanya tumbuh 3 persen.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2021