CEO Starbucks Undur Diri, Harga Saham Langsung Anjlok

Starbucks Coffee
Sumber :
  • BusinessInsider

VIVA.co.id – Salah satu pendiri Starbucks, Howard Schultz mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif untuk fokus pada pengembangan toko-toko kopi Starbucks terbaru. Dia menyerahkan posisinya kepada Direktur Operasional Starbucks, Kevin Johnson, seorang eksekutif lama.

img_title Tiket 'Sold Out', Starbucks Run 2026 Sukses Sedot 5.000 Peserta di Plaza Timur GBK

Dilansir Reuters, Jumat 2 Desember 2016, kabar pengunduran diri Schultz ini menyebabkan saham Starbucks anjlok 3,6 persen menjadi US$56,41 pada perdagangan kemarin. Investor pesimistis dengan kinerja Starbucks, setelah ditinggal Schultz, mengingat penjualan toko kopi terbesar dunia itu sempat merosot, karena ditinggal Schultz pada 2000, hingga akhirnya kembali pada 2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan mundurnya dia sebagai CEO, menaikkan tingkat kecemasan," kata analis Wil Slabugh.

img_title Starbucks PHK 300 Karyawan, Sejumlah Kantor Ikut Ditutup

Ia mengatakan, Schultz adalah jiwa dan jantung merek, pemimpin, dan penyelamat Starbucks.  

Schultz mengatakan, dia akan fokus membangun gerai kopi ultra premium Starbucks, yang disebut  Roastery and Tasting Rooms di seluruh dunia. Serta, melakukan agenda sosial untuk meningkatkan citra merek Starbucks, termasuk mengirim para karyawan ke perguruan tinggi dan merekrut veteran.

img_title Starbucks Kembali PHK Karyawan, Divisi Teknologi Jadi Sasaran

Schultz bergabung dengan Starbucks sebagai sales manager, dan mengambil alih Starbucks pada 1980-an. Schultz berhasil mengubah Starbucks dari perusahaan kopi lokal menjadi merek kopi paling terkenal dunia.

Cabang toko Starbucks menjamur di seluruh dunia, dengan lebih dari 24 ribu toko di 70 negara. Penjualan Starbucks mencapai US$19 miliar pada 2015. (asp)

Starbucks

Starbucks Korea Tutup Seluruh Gerainya Pekan Depan, Imbas Promosi yang Picu Kemarahan Publik

aringan kedai kopi raksasa, Starbucks di Korea Selatan mengambil langkan menutup seluruh gerainya yang berjumlah 2.000. Hal ini enyusul dengan skandal promosi Tank Day

img_title
VIVA.co.id
18 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut