Beroperasi 1 Maret, Ini Rute Baru Batik dan Lion Air

Batik Air
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Maskapai penerbangan Lion Air Group kembali menambah daftar rute barunya yang akan mulai beroperasi pada 1 Maret 2017. 

img_title Penumpang Jeju Air Batalkan Tiket Pesawat Secara Massal Usai Kecelakaan Maut

Penambahan ini akan dilakukan oleh dua maskapai di bawah naungan Lion Air Group yaitu Lion Air yang merupakan penerbangan berbiaya rendah, dan Batik Air yang merupakan penerbangan full service.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lion Air akan melayani penerbangan dari Kota Bandung melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara menuju Ibu Kota Kalimantan Barat yaitu Kota Pontianak melalui Bandara Internasional Supadio dan sebaliknya.

img_title INACA Ungkap Industri Penerbangan Sedang Tidak Baik-baik Saja

Sedangkan Batik Air akan melayani penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandar Lampung melalui Bandara Radin Inten II juga sebaliknya.

“Kami berharap dengan adanya penambahan rute baru maupun jam penerbangan oleh maskapai Lion Air Group dapat semakin mempermudah masyarakat untuk memiliki pilihan terbang yang beragam ke berbagai destinasi di waktu yang diinginkan," kata Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait dalam keterangannya, Rabu 1 Maret 2017.

img_title Bos InJourney Airports 'Curhat' Kendala di Industri Aviasi

Tidak hanya itu, untuk terus mengembangkan jaringan konektivitas dan menampung kebutuhan pelanggan, Batik Air juga akan menambah jam penerbangan di dua rute domestik nya, yaitu dari Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Yogya dijadwalkan dan dari Jakarta menuju Medan.

Edward menambahkan, Lion Air dan Batik Air sampai dengan saat ini memiliki total penerbangan perharinya mencapai 850 flights/day, dan mengoperasikan armadanya yang berjumlah lebih dari 150 unit pesawat. 

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja.

Ungkap Mirisnya Industri Penerbangan RI, Asosiasi Maskapai Minta Ini ke Pemerintah

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja mengatakan, memanasnya geopolitik global telah mempengaruhi berbagai hal dalam industri penerbangan sampai saat ini.

img_title
VIVA.co.id
31 Juli 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut