IHSG Respons Pidato Trump, Dibanding Kunjungan Raja Salman

Papan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA.co.id – Indeks harga saham gabungan pada penutupan transaksi awal Maret 2017 ini, kembali parkir ini zona merah dengan melemah 0,44 persen atau 23,64 poin ke level 5.363.

Penutupan Bursa 2019, IHSG Melemah 29 Poin ke Level 6.299

Analis PT Binaarta Sekurutas, Reza Priyambada mengatakan, para pelaku pasar keuangan, khususnya investor saat ini lebih menyoroti kebijakan yang diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang baru diumumkan semalam, terkait dengan sektor pertahanan militer.

"Sebenarnya, pasar agak sedikit merespons negatif pernyataan pidato Trump semalam walaupun di bursanya positif. Sehingga, pasar cenderung mengamankan posisi," ujarnya di Jakarta, Rabu 1 Maret 2017.

Imbas Perang Dagang AS-China, IHSG Terkoreksi 6,16 Persen Sepekan Ini

Sementara itu, terkait kunjungan Arab Saudi  Raja Salman dinilai kurang mendapat sorotan dari para investor. Sebab, investor belum melihat komitmen secara rinci mengenai rencana kerja sama yang akan dibangun oleh Indonesia-Arab Saudi tersebut.

"Pasar lihat, ya belum ada komitmen apa-apa, walaupun sudah disiapkan MoU. Cuma dampak MoU itu yang belum direspons pasar. Pelaku pasar belum yakin," tuturnya.

Akhir Perdagangan Bursa 2018, Jokowi: Yang Penting Ditutup Hijau

Menurutnya, bentuk kerja sama yang diinginkan oleh investor terkait hubungan bilateral tersebut seperti kerja sama di sektor keuangan.

"Misalkan seperti yang dilakukan oleh Singapura, yang mendirikan keuangan di sini, dan menggandeng pihak Indonesia untuk kerja sama untuk membangun bank, atau sekuritas, atau apa. Atau, di bidang ekonomi untuk berhubungan dengan minyak atau kerja samanya lainnya di bidang perdagangan ekspor impor," ujarnya.

Di samping itu, Reza menambahkan, sentimen negatif yang menerpa penutupan IHSG hari ini juga didorong oleh rilis data inflasi yang baru saja diumumkan siang tadi.

"Kalau dilihat secara bulanan, kita turun jauh dari 0,97 persen menjadi 0,3 persen, penyumbangnya masih sama. Kalau dibandingkan tahun sebelumnya rata-rata Februari deflasi. Itu yang sekiranya memengaruhi IHSG hari ini," ujarnya. (asp)

Papan elektronik IHSG di Bursa Efek Indonesia (foto ilustrasi)

Berbalik Menguat, IHSG Ditutup Kembali ke Zona Hijau pada Level 5.016

IHSG menguat 2,56 persen hari ini.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2020