Percepatan Proyek Tol Kunciran-Serpong Picu Ekonomi Tangsel

Pengerjaan jalan tol
Sumber :
  • ANTARA/Tommy Saputra

VIVA.co.id – Proses pembangunan jalan tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 kilometer, terus mengalami kemajuan. Saat ini, proses pembebasan lahan telah mencapai 85 persen dari yang dibutuhkan.

img_title Siap-siap Tarif Tol Dalam Kota Resmi Naik Besok, Ini Rinciannya

Sejumlah kalangan, baik masyarakat, pelaku usaha, serta pengamat kebijakan publik mengapresiasi kemajuan tersebut dan berharap besar terhadap keberadaan jalan tol itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Institut Transportasi Indonesia (Instrans), Darmianingtyas mengatakan, keberhasilan pembangunan jalan tol baru, khususnya ruas tol Kunciran-Serpong, merupakan langkah maju pemerintah. Bukan hanya bagi kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga pembangunan wilayah.

img_title Siap-siap, 26 Februari 2022 Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Rp500

“Di negara mana pun, pembukaan akses suatu jalan akan berdampak pada membaiknya perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Makanya jalan, terutama jalan tol, itu urat nadi perekonomian,” ungkap dia dalam keterangannya, Senin 20 Maret 2017.

Terlebih, wilayah Tangerang Kota (di sekitar Kunciran dan sekitarnya) hingga Serpong di Tangerang Selatan, saat ini juga terus berkembang. Di wilayah ini tak hanya tumbuh cluster-cluster pemukiman, tetapi juga perekonomian. Sehingga, keberadaannya menjadi enclave, atau bahkan kota mandiri baru yang memicu pertumbuhan ekonomi.

img_title Mulai Operasi, Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Gratis Dua Pekan

Menurut Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia itu, jika pertumbuhan wilayah dan populasi yang ada di dalamnya itu tidak diimbangi akses jalan yang lancar, tetap macet dan bahkan stuck (berhenti), maka pengeluaran ongkos terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) akan naik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akan terjadi pemborosan pengeluaran untuk BBM. Subsidi pemerintah terbuang percuma, dan biaya logistik naik. Dengan begitu, perkembangan wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakatnya tidak berdampak banyak ke ekonomi secara nasional, atau regional. Jadi, tol Kunciran-Serpong sangat penting, apalagi bagian dari JORR II,” Jelas Darmaningtyas.

Sama halnya dengan Darmaningtyas, Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengapreasisi langkah Kementerian PUPR, Pemda Tangsel, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tangerang Selatan, yang mempercepat proses pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong. 

Menurutnya, sebagai pelaku usaha di daerah tersebut, jalan tol baru Kunciran-Serpong memiliki nilai strategis, khususnya dalam rangka mempercepat akses mobilitas. Selain itu, dengan perkembangan kota-kota di sekitar, maka populasi akan bertambah dan berkorelasi positif terhadap demand barang dan jasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut