KUR Tak Berpihak Picu Ketimpangan Semakin Lebar

Wakil Presiden Jusuf Kalla
Sumber :
  • ANTARA/Siswowidodo

VIVA.co.id – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyebut, salah satu penyebab melebarnya ketimpangan ekonomi di Indonesia diwariskan dari kebijakan pemerintahan sebelumnya, yang tidak berpihak pada masyarakat kecil seperti bunga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

img_title Anies: Ketimpangan di Indonesia Tidak Bisa Dibiarkan, Ekstrem!

Menurut Wapres, kondisi tersebut merupakan kesalahan yang menyebabkan pengusaha besar menjadi makin besar dan pengusaha kecil menjadi makin kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah punya kesalahan besar lima tahun lalu buat KUR, waktu saya 10 sampai 11 persen. Tiba-tiba kebijakan kabinet kedua SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) naik 23 persen. Pengusaha besar makin besar, yang kecil makin kecil," ujar JK saat ditemui di Grand Sahid, Jakarta, Senin, 24 April 2017.

img_title Singgung Ketimpangan, Anies Tampilkan Foto Indonesia Timur Gelap saat Malam Hari

JK menjelaskan bahwa pemerintah berusaha memperkecil ketimpangan tersebut dengan menurunkan bunga KUR menjadi 9 persen hingga 7 persen. 

"Kita buat kebijakan lagi. Memang banyak BPR (Bank Perkreditan Rakyat) mati tidak bisa kerja, tapi lebih baik daripada rakyat enggak bisa kerja," tuturnya. 

img_title Bank Dunia Sebut Subsidi Energi Tak Efektif Kurangi Tingkat Kemiskinan di RI

JK juga mengakui, ekonomi di Tanah Air memang tumbuh, namun kondisi tersebut tidak dibarengi dengan pemerataan. Jika dibiarkan terlalu lama, hal ini akan membahayakan bagi pelaku UMKM dan perusahaan besar di Indonesia. 

"Ini bahaya untuk kedua pihak, kepada yang besar dan yang tidak punya," ujar JK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK menegaskan, pemerintah akan terus berusaha mendorong keseimbangan antara pelaku usaha kecil dan besar. Untuk mendorong situasi tersebut dibutuhkan sinergi dari semua pihak. 

"Maka kita harus berusaha semua pihak berbuat baik, ekonomi tumbuh dan kita nikmati bersama," ujar Wapres. 

Massa membakar dua unit bus polisi di markas gegana

Sosiolog: Ketimpangan Sosial Jadi Pemicu Aksi Anarkis dan Penjarahan

"Masyarakat mulai gerah dengan itu. Ada gap kesejahteraan antara masyarakat dengan pejabat," kata Sosiolog

img_title
VIVA.co.id
1 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut