Punya Impian dan Menabung Bareng Pasangan, Ini Caranya
3. Bukan nominalnya
Menabung merupakan kegiatan yang sulit untuk dilakukan, terutama jika dilakukan untuk mencapai target tertentu. Sayangnya banyak pasangan yang malas menabung karena berpikir bahwa nominal untuk menabung haruslah besar.Â
Sedangkan jika memikirkan nominalnya saja, maka Anda tentu tidak akan pernah menabung dengan pasangan. Bukan nilainya yang dimaksud atau yang diinginkan, namun bagaimana konsistensi Anda dalam menabung dengan pasangan.Â
Jika menabung Rp100 ribu selama dua minggu dibandingkan dengan menabung setiap hari selama Rp20 ribu. Tentu akan lebih berguna menabung setiap hari sebanyak Rp20 ribu setiap harinya.
Tapi tidak ada salahnya jika setiap harinya bisa menambahkan nominal yang ada, misalnya Anda menabung sebanyak Rp20 ribu, namun bulan selanjutnya mengalami kenaikan gaji yang membuat Anda menyumbang tabungan pasangan sebesar Rp50 ribu per hari.Â
4. Targetkan apa tujuannya
Terakhir adalah tujuan yang jelas yang ingin dicapai Anda dengan pasangan. Di mana uang tersebut akan dialokasikan ke mana, misalnya ke biaya pernikahan, atau ke rumah yang akan ditempati setelah menikah.Â
Dengan demikian, harus jelas dulu ke mana target Anda dan pasangan agar tahu seberapa besar uang yang dibutuhkan. Jika menabung begitu saja, ternyata sampai pada waktu yang sudah ditargetkan dan hanya terkumpul sedikit tentu saja malah membuang waktu bukan? Padahal Anda bisa menabung lebih banyak lagi jika totalnya sesuai.
Menabung sendiri memang banyak dilakukan pasangan, selain meringankan satu sama lain mereka juga bisa menganggap bahwa hasil tabungan di akhir bisa menambah biaya untuk kebutuhan Anda.Â
Misalnya uang yang dibutuhkan adalah Rp50 juta sedangkan tabungan pasangan sudah mencapai Rp30 juta, maka Anda tinggal mencari Rp20 juta saja. Sangat berguna bukan, apalagi untuk Anda yang mungkin tidak memiliki perbekalan cukup untuk berpasangan.