Alasan Jaring Laba-laba Ikut dalam Pembangunan Infrastruktur
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.
"Tanah lempung, tanah ekpansif, dan tanah gambut membutuhkan penanganan khusus terlebih dahulu, sebelum di atasnya di tempatkan perkerasan jalan. Semua itu bisa dihitung, mau kualitas seperti apa, serta teknologi mana yang mau dipakai," kata Prof. Herman.
Dia menambahkan, untuk di tanah-tanah yang memiliki sifat ekstrem semacam itu, teknologi Jalla sudah terbukti mampu menahan beban di atasnya seperti di Dumai Provinsi Riau dan Bojonegoro Jawa Timur. Seharusnya, teknologi yang telah teruji semacam ini dapat diberi kesempatan untuk pemanfaatan yang lebih luas lagi.
Sementara itu, ia menyampaikan apresiasinya atas kerja sama PT Katama Suryabumi yang menggandeng BUMN Karya dengan tujuan memanfaatkan pabrik pra cetak yang ada di seluruh Indonesia, agar dapat diaplikasikan untuk pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok Indonesia.
"Tinggal menunggu keberpihakan dari pengambil kebijakan, serta pemilik proyek baik itu dari swasta maupun BUMN," kata Prof. Herman. (asp)