Garap Bali, Sampoerna Telekom Ubah Ceria Jadi Net1

Pemeriksaan Perangkat BTS Jelang Lebaran
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Layanan telekomunikasi berbasis 4G LTE semakin banyak pemainnya. Salah satunya PT Sampoerna Telekom Indonesia (STI). Pemain lama ini pun siap merambah Bali dengan nama baru.

img_title Genjot Pemulihan Ekonomi, Sampoerna Kasih Ratusan RS Internet Gratis

Sebelumnya, STI memiliki produk telekomunikasi CDMA bernama Ceria. Seiring dengan masuknya teknologi 4G LTE, dengan bekal kepemilikan pita frekuensi 450MHz, Ceria pun berubah nama menjadi Net1. Mereka berkomitmen kuat untuk menggarap layanan selular berbasis 4G LTE di pulau Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seiring perkembangan waktu, industri pariwisata bukan hanya sekadar traveling atau semata-mata memasarkan tujuan wisata, namun juga memberikan pertumbuhan bagi industri-industri pendukungnya, terutama di area pelosok pulau Bali. Pertumbuhan industri yang semakin menggeliatkan perkonomian lokal itulah yang membuat kami memiliki komitmen kuat terhadap Bali,” ujar Larry Ridwan, CEO Sampoerna Telekomunikasi Indonesia., dalam keterangan resminya, Jumat, 25 Agustus 2017.

img_title Pengamat Beberkan 2 Operator Seluler Indonesia yang Dibidik Malaysia

Larry menilai, pulau Bali memiliki peluang besar untuk menjadi target pasar dari penjualan layanan Net1. Berdasar data survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) pada akhir 2016, jumlah pengguna internet mencapai 132,7 juta orang. Penetrasi pengguna dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali diperkirakan akan mencapai 6.148.796 atau sekitar 4,7 persen pada tahun 2017.

STI akan memaksimalkan akses Net1 agar bisa menjangkau seluruh wilayah Bali mulai dari Gilimanuk hingga ujung timur di Gili Selang. Dengan keberadaan Net1 di pulau Bali diyakini akan menambah jumlah jaringan 4G LTE yang telah ada sebelumnya, yakni di kawasan timur Indonesia, antara lain di provinsi Sulawesi  Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Maluku. 

img_title Net1 Indonesia Bikin Area Terpencil dan Blankspot Ini Jadi Desa 4G

Saat ini, STI masih terus menyelesaikan perpindahan dari pelanggan Code Division Multiple Access (CDMA) ke 4G hingga akhir 2017. STI sebagai pemilik merek dagang layanan Net1 akan mengkomersialkan secara penuh layanan 4G di frekuensi 450 MHz mulai 2018. Untuk mengawali komitmen ini, STI telah mempersiapkan langkah-langkah strategis, salah satunya dengan bekerjasama dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau disebut PT INTI pada awal Agustus 2017 ini. Dalam kerja sama ini, PT INTI akan memproduksi perangkat yang mendukung frekuensi 450Mhz yang akan dipasarkan dalam bisnisnya setelah diintegrasikan dengan layanan Net1 Indonesia. Perangkat yang dimaksud adalah perangkat yang sudah dipasarkan maupun yang akan datang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut