Tips Kantong Tipis tapi Bisa Liburan ke Luar Negeri
- Dok. Ardha Prasetya
VIVA – Siapa bilang liburan ke luar negeri itu mahal dan selalu butuh bujet banyak? Kalau Anda ingin berlibur ke Eropa memang jelas mahal. Karena nilai tukar Rupiah tidak sebanding dengan Euro.
Kalau Anda berencana ingin liburan ke luar negeri, tidak ada salahnya untuk mencoba keliling kawasan Asia Tenggara saja. Biaya yang dikeluarkan juga pasti lebih kecil dibandingkan liburan ke Eropa.
Ini dia tips liburan hemat ke luar negeri yang perlu diketahui seperti dikutip dari Cermati.com, Sabtu 12 Januari 2018:
1. Hindari berkunjung ke restoran mahal
Pengeluaran tentu akan membengkak kalau Anda sering makan di restoran mahal. Jangankan makanan, minuman saja mahalnya minta ampun. Belum lagi pajak dan biaya servis yang cukup menguras kantong.
Kalau Anda lapar, lebih baik mencoba street food atau makanan di pinggir jalan. Makanan yang disajikan biasanya makanan khas negara bersangkutan. Selain murah, makanan ini juga cukup nikmat dan bisa mengisi perut yang keroncongan.
2. Hindari makanan western
Harga makanan western bisa dikatakan lebih mahal dibandingkan dengan makanan tradisional. Hal ini karena makanan tersebut dimasak langsung oleh koki dari luar negeri. Belum lagi bumbu dan bahan makanannya yang cukup mahal. Oleh sebab itu, lebih baik beli makanan khas Asia Tenggara saja, misalnya mi atau nasi.
3. Bawa minuman ketika bepergian
Ke mana pun Anda pergi, cobalah untuk membawa botol minuman sendiri. Termasuk ketika ingin mencoba kuliner pinggir jalan. Beberapa kawasan di Asia Tenggara memperbolehkan pengunjung untuk membawa minuman dari luar.
Kalau boleh membawa minuman, mengapa tidak dicoba, kan? Cara ini sangat ampuh untuk memperkecil pengeluaran.
4. Menginap di hostel
Harga untuk menginap di hostel tentu lebih murah dibandingkan menginap di hotel. Harga menginap di hostel bisa tiga kali lipat di bawah harga menginap di hotel.
Para backpacker yang on budget biasanya lebih pilih menginap di hostel. Kamar di hostel biasanya bertingkat-tingkat dan diisi oleh 8-10 orang per kamar.
Selain lebih murah, Anda juga berkesempatan untuk mendapat kenalan baru. Karena kamar hostel diisi oleh banyak orang yang berasal dari negara-negara berbeda.