Saham Wijaya Karya Melorot Setelah Beton LRT Roboh

Arus lalu lintas di lokasi robohnya beton konstruksi LRT di Pulogadung
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Ade Alfath

VIVA – Konstruksi Light Rail Transit (LRT) di Jalan Kayu Putih Raya, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Roboh dini hari tadi. Proyek Pemprov DKI Jakarta tersebut diketahui dikerjakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengandeng PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

img_title Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

Sebagai perusahaan publik, kejadian itu pun berdampak terhadap perdagangan saham WIKA hari ini. Pantauan VIVA berdasarkan pergerakan saham sesi I di situs Bursa Efek Indonesia, hingga pukul 12.00 siang ini, saham WIKA sempat anjlok dari Rp1.970 menjadi Rp1.925 per lembar saham. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun beberapa saat kemudian, terjadi perbaikan pada saham WIKA. Perlahan-lahan saham BUMN konstruksi itu kembali menguat dan mencapai level Rp1.950 per lembar di akhir sesi I. Meskipun dibandingkan pembukaan pagi tadi masih tetap turun 1.02 persen. 

img_title Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

Tak hanya WIKA, saham anak perusahaannya pun PT Wijaya Karya Beton juga sempat mengalami penurunan dari Rp570 menjadi Rp555 per lembar saham. Penurunan itu pun tidak bertahan lama. Di akhir penutupan sesi pertama, emitem berkode saham WTON ini pun kembali ke level pembukaan pagi tadi. 

Seperti diketahui, lima orang pekerja dilaporkan menjadi korban luka-luka akibat jatuhnya beton proyek LRT itu. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Columbia, Jakarta Timur. Tiga orang korban sudah diizinkan untuk pulang, sementara itu sisanya masih menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit itu.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandhi, mengatakan, pihaknya sedang menginvestigasi insiden ini. (one)

Direktur dan Corporate Secretary Sido Muncul Budiyanto.

Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Ekpansi global, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 28 persen secara tahunan pada semester I-2026.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut