Alasan Jokowi Pilih Perry Warjiyo Jadi Gubernur BI

Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA – Presiden Joko Widodo mengaku telah mengajukan nama Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, sebagai calon tunggal Gubernur BI ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Perry dinilai memiliki pengalaman yang mumpuni untuk memimpin BI, menggantikan Agus Martowardojo yang akan segera habis masa jabatannya. 

BI: Obligasi Hijau Catatkan Penerbitan Tertinggi pada 2021

"Sudah kami kirimkan ke DPR, coba tanyakan ke DPR. Hanya satu nama, Pak Perry Warjiyo," ujar Jokowi usai meresmikan pabrik bioteknologi Kalbio Global Medika (KGM) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 27 Februari 2018.

Menurut Jokowi, Perry diajukan mengingat ia merupakan Deputi Gubernur BI yang paling senior saat ini. Jokowi meyakini rekam jejak dan prestasi Perry membuatnya mampu memimpin BI.

Ekonomi Global Berangsur Pulih, BI Ungkap Strategi Hadapi Risikonya

"(Perry) sudah mengerti lah mengenai moneter, inflasi, kebijakan-kebijakan di BI. Saya kira penguasaan Pak Perry Warjiyo tidak perlu diragukan," ujar Jokowi.

Sebagai informasi, Perry diangkat sebagai Deputi Gubernur BI pada April 2013 lalu. Lulusan Universitas Gadjah Mada 1982 ini pun merupakan pejabat karir di Bank Indonesia sejak 1984. 
 

BI Targetkan Transaksi LCS Naik 10 Persen Tahun Ini
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Bos BI Ungkap Pentingnya Instrumen Keuangan Berkelanjutan di G20

BI akui instrumen keuangan berkelanjutan sejak 2007 telah menunjukkan tren yang menggembirakan di Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
18 Februari 2022