Ganjar Gandeng USAID Kembangkan Ketenagakerjaan Inklusif

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Sumber :
  • tvOne/Teguh Sutrisno

VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menampilkan keberhasilan bersama dari kemitraan dengan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) melalui inisiatif ketenagakerjaan inklusifnya yaitu mitra kunci.

Salah satunya adalah dukungan untuk mengembangkan fitur psikometri dalam e-makaryo, sebuah platform bursa kerja daring untuk pencari kerja, pemberi kerja, dan balai latihan kerja (BLK) di Jateng, yang dapat diakses di https://bursakerja.jatengprov.go.id/.

"Kami menjadi makin bersemangat karena banyaknya dukungan, termasuk dari USAID. Mudah-mudahan acara ini akan bisa membangun kepercayaan diri, dan kawan-kawan akan bisa setara dengan yang lain, dan ruang-ruang kerja kita semakin inklusif," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa 12 Oktober 2021.

Dalam kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas institusi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng bekerja bersama USAID mitra kunci untuk menyempurnakan e-makaryo dengan fungsi psikometri yang lebih komprehensif, yang hasilnya dapat lebih menyederhanakan proses lamaran kerja maupun perekrutan.

Sementara itu, 67 instruktur dari 38 BLK di Jateng telah memeroleh manfaat dari pelatihan kemampuan nonteknis (soft skills) dan produktivitas.

Dengan pendampingan teknis dari USAID Mitra Kunci sejak awal program, total 293 perusahaan di Jateng telah berpartisipasi dalam kegiatan program ketenagakerjaan inklusif yang didukung oleh Pemerintah AS.

Angka ini termasuk 13 perusahaan garmen unit produksi PT H&M Indonesia, yang telah memperkenalkan prinsip-prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI) dalam kebijakan sumber daya manusia. Sehingga, mereka dapat mulai mengimplementasikan kesetaraan dan inklusivitas di tempat kerja.