Menko Airlangga Minta BI Tak Terburu-buru Naikkan Suku Bunga Acuan

Menko Ekonomi Airlangga Hartarto.
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Anisa Aulia/VIVA.

VIVA Bisnis –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta Bank Indonesia (BI) untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga acuannya. Dalam hal ini suku bunga acuan BI masih ada di 3,5 persen.

Airlangga mengatakan, dari sisi inflasi Indonesia di Juni 2022 walaupun mencapai 4,94 persen secara year on year (yoy). Tetapi inflasi inti masih di 2,86 persen.

"Angkanya masih rendah sehingga tentu ekonomi ini baru recover. Sehingga perlu kita berharap tidak perlu terlalu terburu-buru," kata Airlangga dalam telekonferensi, Jumat, 5 Agustus 2022.

Airlangga melanjutkan, apalagi hingga saat ini dana pihak ketiga (DPK) masih di atas 10 persen. Kemudian diikuti pada sektor perbankan masih terlihat solid.

"Sedangkan kredit masih di bawah sehingga masih relatif perbankan kita masih solid," jelasnya.

Gedung Bank Indonesia.

Gedung Bank Indonesia.

Photo :
  • Dok. VIVA.co.id

Sebelumnya, BI telah menahan suku bunga acuannya selama 17 bulan berturut-turut di 3,5 persen pada bulan lalu. Gubernur BI Perry Warjiyo juga menyatakan, tak ingin terburu-buru menaikan suku bunga acuan.