Inggris Siap Kembalikan Era Keemasan Hubungan dengan China

State Councilor China Yang Jiechi-Penasihat Dewan Keamanan Inggris Mark Sedwill
Sumber :
  • REUTERS/Andy Wong/Pool

VIVA – Inggris menunjukkan sikap berusaha semakin erat dalam relasi dengan China. Hal ini dibenarkan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May yang mengtakan bahwa dua negara juga saat ini sedang membangun kerja sama pendidikan yang diharapkan bisa menyokong gencarnya hubungan dagang Inggris-China.

Dituding Berpihak, Luhut Beberkan Pengaruh China Bagi Ekonomi RI

Termasuk di antara program itu adanya pertukaran antara pengajar Matematika dan promosi belajar bahasa Inggris di China.

Theresa May bertolak ke China disebutnya untuk memperbaharui kembali hubungan London dan Beijing dan mengembalikan era keemasan hubungan keduanya. Namun dia mengingatkan bahwa China harus menegakkan prinsip dagang dan tarif yang adil.

WHO Enggan Terapkan Larangan Perjalanan untuk China

Lebih awal juga sudah diadakan pertemuan antara State Councilor China, Yang Jiechi dan Penasihat Dewan Keamanan Inggris Mark Sedwill di Beijing yang membahas soal politik dan keamanan.

Dikutip dari laman BBC, Rabu 31 Januari 2018, dalam kunjungan May ke China juga akan membahas soal Korea Utara dan potensi ancamannya. Diketahui May datang ke China dengan membawa 50 orang delegasi bisnis antara lain dari perusahaan besar asal Inggris British Petroleum dan Jaguar Land Rover termasuk pihak universitas dari Manchester dan Liverpool.

Warga Wuhan Tolak Karantina: 'Lebih Baik Kami Mati di Rumah'

Tiba di China, dia akan segera mengunjungi Wuhan di China bagian pusat yang diketahui merupakan kota bagi banyak mahasiswa yang berasal dari berbagai negara di dunia.

VIVA Militer: Pesawat tempur China, Chendu J-20

Seandainya Militer China Perang Udara Lawan India, Siapa yang Menang?

Rusia yang bakal 'menang'.

img_title
VIVA.co.id
26 Juni 2020