Pidato Trump yang Menyulut Aksi Massa Duduki Capitol Hill AS
- Twitter @realDonaldTrump
VIVA – Massa pendukung Presiden Donald Trump menerobos barikade pengamanan Capitol Hill atau Gedung Kongres Amerika Serikat (AS) jelang pengukuhan kemenangan Presiden AS terpilih Joe Biden, Rabu siang waktu setempat.
Sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat hingga akhirnya ratusan orang berhasil menerobos penghalang yang dipasang di sepanjang parimeter Capitol dan membuat kericuhan. Massa berupaya menghentikan penghitungan seremonial dari suara elektoral yang akan mengonfirmasi kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.
Polisi mengatakan para demonstran berhasil masuk ke dalam gedung dan menduduki gedung senat. Para demonstran tampak menduduki kursi-kursi senat dan berdiri di atas panggung senat dengan mengibarkan bendera AS.
Petugas dari Secret Service dan polisi langsung mengevakuasi Wakil Presiden Mike Pence dari ruang Kongres.
Seorang wanita, yang belum diidentifikasi, meninggal setelah ditembak di dadanya di halaman Capitol, polisi DC mengonfirmasi kepada CNN. Seorang juru bicara polisi mengatakan rincian tambahan akan diberikan kemudian.
Sementara itu, Kepala Polisi DC Robert Contee mengatakan tiga orang lainnya meninggal karena keadaan darurat medis selama kerusuhan itu. Dengan demikian empat orang dilaporkan tewas selama kericuhan di Capitol.
Kekacauan yang terjadi di Gedung Kongres ini ditengarai respons massa pendukung atas pidato Trump yang mendesak para pendukungnya untuk berperang melawan penghitungan seremonial dari suara elektoral yang akan mengonfirmasi kemenangan Joe Biden.
Dalam pidatonya, Presiden Donald Trump menyatakan tidak akan pernah menyerah saat Kongres bersiap bertemu untuk menghitung dan mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.
Trump bersikeras kepada puluhan ribu orang yang berkumpul pada hari Rabu di Ellipse dekat Gedung Putih bahwa kemenangannya telah dicuri oleh Demokrat.
"Kami tidak ingin melihat kemenangan pemilu kami dicuri oleh Demokrat kiri radikal, itulah yang mereka lakukan, dan dicuri oleh media berita palsu, itulah yang telah mereka lakukan dan apa yang mereka lakukan," kata Trump, Rabu.
"Kami tidak akan pernah menyerah dan tidak pernah menyerah," tegas Trump. 'Kami akan menghentikan pencurian.”
Trump kemudian menyampaikan konspirasi bahwa Wakil Presiden Mike Pence sebenarnya dapat memblokir kemenangan Biden selama rapat gabungan Kongres Rabu, untuk menghitung suara elektoral dan membuat pemilihan resmi Biden.