Joe Biden: New Day In America

Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS ke-46 di Capitol Hill
Sumber :
  • Twitter

VIVA – Joe Biden akhirnya dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat. Upacara digelar di Capitol Hill dan menciptakan sejumlah sejarah penting dalam pemerintahan Amerika Serikat.

img_title AS Beri Visa Presiden-Menlu Iran Hadiri Sidang Umum PBB

Biden didampingi oleh Kamala Harris, yang menjabat sebagai Wakil Presiden. Harris kini menjadi Wapres wanita pertama Amerika Serikat sepanjang sejarah pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hari pelantikannya, Biden sempat melempar cuitan yang bernada perubahan bagi Negeri Paman Sam. "It's a new day in America," atau berarti, "Ini hari yang baru bagi Amerika."

img_title Arab Saudi Mulai Kekurangan Rudal Pencegat, Minta Bantuan Negara Sekutu Hadapi Houthi

Hari bersejarah, menurut Biden, di acara pelantikannya, pada Selasa 20 Januari 2021. Sebab, banyak tantangan yang harus dihadapi Amerika Serikat di masa depan.

"Seluruh jiwa saya dicurahkan untuk membuat Amerika kembali bersama, menyatukan warga, dan meminta seluruhnya untuk bergabung dalam misi ini. Kita bisa mengakomodir keadilan rasial dan membuat Amerika kembali menjadi kekuatan positif di dunia," kata Biden dilansir Daily Mirror.

img_title Fokus Perang dengan Iran, AS Ogah Bantu Arab Saudi Lawan Houthi

"Ini momen bersejarah kita dalam menghadapi krisis dan tantangan. Dan, kita harus berada dalam satu barisan sebagai Amerika Serikat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biden memang mengusung sejumlah program strategis dalam pemerintahannya. Dia berniat untuk mengakhiri kebijakan yang tak berpihak bagi warga dari beberapa negara mayoritas Muslim. Sebelumnya, dalam pemerintahan Donald Trump, warga dari negara mayoritas Muslim dilarang masuk.

Pun, pembangunan tembok perbatasan Amerika dan Meksiko, yang dilaksanakan di era Trump demi membatasi imigran gelap, dihentikan oleh Biden.

VIVA Militer: Ilustrasi perseteruan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran

PBB: AS Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB dalam laporannya menyimpulkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan melakukan kejahatan perang dalam dua serangan awal terhadap Iran pada Februari.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut