PM Inggris Boris Johnson Nikahi Tunangannya dalam Upacara Rahasia

PM Inggris Boris Johnson nikahi tunangannya Carrie Symonds
Sumber :
  • Twitter @Pritipatel

VIVA – PM Inggris Boris Johnson menikahi tunangannya dalam sebuah upacara yang sangat privat bahkan dirahasiakan di Gereja Katedral Westminster. Johnson menikahi Carrie Symonds pada Sabtu petang dengan upacara kecil sebagaimana disampaikan juru bicara kantor Parlemen Inggris.

img_title Dua Pelari Half Marathon di Inggris Meninggal

Dilansir BBC, disebutkan resepsi pernikahan mereka akan diadakan bersama keluarga pada musim panas ini sementara bulan madu akan ditunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu menikah, pada pekan ini PM Boris Johnson juga dikabarkan sudah langsung bekerja sebagaimana biasanya. Johnson menjadi satu-satunya PM yang melakukan upacara pernikahan semasa menjabat sebagai PM tersebut dalam 200 tahun sejarah di Inggris Raya. 

img_title Wasit yang Sebabkan MU Dipecundangi Manchester City Kena Sanksi

Sementara laman The Mail menyebutkan ada sekitar 30 undangan yang hadir dalam pernikahan mereka. Batas itu adalah jumlah orang yang boleh berkumpul karena masih pembatasan akibat wabah COVID-19.

Sebelumnya Johnson sudah pernah menikah sebelum menjabat menjadi PM. Namun dia bercerai. Dia diperbolehkan gereja Katolik untuk menikah lagi karena perceraiannya tersebut adalah bukan dengan jemaat Katolik Roma.

img_title New York Gelar Upacara Peringati 25 tahun Serangan 11 September

PM Boris Johnson memang diketahui sosok yang amat menghindari untuk membicarakan kehidupan pribadinya. Dalam beberapa tahun ini tak pernah hal terkait dia singgung. Namun pernikahannya pada akhir pekan ini akhirnya terungkap berdasarkan informasi mantan jurnalis dan figur humas yang ada di kantornya dan cukup dekat dengan kantor-kantor media massa.

Kantor PM sendiri akhirnya membenarkan pernikahan Johnson dan Symonds pada Minggu pagi, 30 Mei 2021.

Bendera Arab Saudi.

Arab Saudi Mulai Kekurangan Rudal Pencegat, Minta Bantuan Negara Sekutu Hadapi Houthi

Arab Saudi disebut mulai kekurangan rudal pencegat dan meminta bantuan dari negara-negara di kawasan serta sekutunya di Barat untuk mengerahkan dukungan pertahanan udara

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut