China Balas Sindiran Joe Biden Soal KTT COP26

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin
Sumber :
  • ANTARA/China MFA

VIVA – China membalas kritikan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, yang menuduh Beijing tidak menunjukkan kepemimpinan karena Presiden China, Xi Jinping, tak hadir dalam KTT COP26 PBB di Glasgow.

img_title Xi Jinping Bakal ‘Bersih-bersih’, Lebih dari 40 Anggota Komite Sentral Terancam Dicopot

Xi belum pernah pergi keluar China sejak awal pandemi COVID-19 dan tidak bergabung dengan para pemimpin dunia untuk COP26. China merupakan negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, balas menyentil Biden, Rabu 3 November 2021.

img_title Heboh Rumor Xi Jinping Disebut Alami Stroke hingga Tinggalkan BRICS Lebih Dulu

“Yang kita butuhkan untuk menghadapi perubahan iklim adalah tindakan nyata daripada kata-kata kosong. Tindakan China dalam menanggapi perubahan iklim adalah nyata," katanya, seperti dilansir dari CNA.

Dia juga mencemooh Washington dengan menambahkan bahwa Amerika Serikat menarik diri dari Perjanjian Paris di bawah pendahulu Biden, Presiden Donald Trump, sehingga merusak tata kelola iklim global dan implementasi perjanjian tersebut. Biden telah meminta maaf atas keputusan Trump itu.

img_title Timnas Indonesia U20 TC di China Jelang Piala Asia U20 2027, Ada Uji Coba Lawan Tuan Rumah

Biden pada hari Selasa 2 November 2021 telah meluncurkan kritik pedas terhadap pemimpin China dan Rusia karena tidak menghadiri KTT. "Faktanya bahwa China sedang mencoba mengelak ya bisa dipahami begitu jadinya. Sebagai salah satu pemimpin dunia yang kuat di sebuah dunia baru itu malah tak muncul," kata Biden menyindir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

COP26 telah dianggap penting untuk kelangsungan Perjanjian Paris 2015 di mana negara-negara berjanji untuk membatasi kenaikan suhu global hingga jauh di bawah 2 derajat Celcius, dan bekerja untuk mencapai batas 1,5 derajat Celcius yang lebih aman.

Pada KTT pada hari Selasa, hampir seratus negara bergabung dengan inisiatif AS dan Uni Eropa untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, dengan China absen.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan pertemuan dengan pejabat China.

Luhut Temui Pejabat China Bahas Utang Whoosh, Ungkap Keberlanjutan Proyek Kereta Cepat

Luhut datang langsung ke China untuk membahas masalah utang Whoosh. Diketahui, pemerintah menyiapkan pengambilalihan 60 persen saham KCIC serta evaluasi nilai saham PSBI.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut