10 Fakta Operasi Barbarossa Uni Soviet, Demi Kalahkan Jerman Nazi

Roket Katyusha saat digunakan Uni Soviet pada Perang Dunia Kedua
Sumber :
  • RIA Novosti archive

Stalin mengirim bala bantuan ke kota pada akhir tahun 1942, dan mulai mengepung pasukan Jerman yang telah memasuki kota. Pada musim semi 1943, Tentara Merah menyerang, dan akhirnya sekitar 100.000 tentara Jerman ditawan.

img_title Gagal Dapatkan 100 Panser, Ribuan Tentara Ukraina Menanti Ajal di Front Timur

Kekalahan di Stalingrad merupakan pukulan besar bagi Jerman dan rencana penaklukan Hitler di masa depan. Mesin perang Nazi telah dihentikan di dekat Moskow, dan, setahun kemudian, di Stalingrad. Dalam arti, kekalahan Angkatan Darat Jerman di Stalingrad akan menjadi titik balik dalam perang. Jerman pada umumnya akan melakukan pertempuran defensif sejak saat itu dan seterusnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Invasi Hitler ke Rusia akan terbukti menjadi kesalahan perhitungan yang fatal. Alih-alih menyebabkan runtuhnya Uni Soviet, dan penyerahan Inggris sebelum Amerika Serikat memasuki perang, itu menyebabkan kekalahan Jerman pada akhirnya.

img_title Ketika Taktik Parkir Bus Timnas Indonesia Bikin Frustrasi Raksasa Eropa

Amerika Serikat dan Inggris mulai memasok Uni Soviet dengan bahan perang, dan tekad pertempuran rakyat Rusia membantu membangun moral di negara-negara sekutu. Ketika Inggris, Amerika, dan Kanada menginvasi Prancis pada Juni 1944, Jerman dihadapkan pada pertempuran di Eropa Barat dan Eropa Timur secara bersamaan. Pada April 1945 Tentara Merah mendekati Berlin, dan kekalahan Nazi Jerman dipastikan.

Perang Ukraina vs Rusia.

Warisan Uni Soviet Jadi Titik Lemah Ukraina di Musim Dingin

Kota-kota di seluruh Uni Soviet, termasuk Ukraina, jadi fokus program pembangunan besar-besaran yang diluncurkan pada 1950-an untuk memproduksi rumah murah secara massal.

img_title
VIVA.co.id
26 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut