Demonstran Iran Potong Rambut dan Lepas Hijab, Massa Bersorak

Unjuk rasa di Iran, massa potong rambut dan membakar kerudung
Unjuk rasa di Iran, massa potong rambut dan membakar kerudung
Sumber :
  • Twitter via CNN International

VIVA Dunia – Video beredar memperlihatkan kerumunan besar yang bersorak saat seorang wanita menggunting rambutnya. Dalam klip tersebut, terlihat wanita itu membuka jilbabnya di hadapan kerumunan. 

Banyak dari kerumunan adalah seorang laki-laki dan bersorak saat dia memotong kuncir kudanya dan mengangkatnya ke udara.

Hal itu adalah tindakan pembangkangan kuat yang dilakukan pada Selasa malam, 20 September 2022 di Kota Kerman, Iran di mana seharusnya wanita diharuskan mengenakan jilbab atau hijab di depan umum.

Massa di Istanbul protes kematian Mahsa Amini oleh polisi moralitas Iran

Massa di Istanbul protes kematian Mahsa Amini oleh polisi moralitas Iran

Photo :
  • AP Photo/Francisco Seco

Namun karena kemarahan masyarakat, terutama perempuan Iran atas kematian Mahsa Amini di dalam tahanan telah memicu protes di seluruh negeri.

Pihak berwenang Iran mengatakan pada Rabu, 21 September 2022 bahwa tiga orang, termasuk seorang anggota pasukan keamanan tewas dalam kerusuhan itu, yang telah berlangsung hingga hari kelima.

Kelompok hak asasi manusia telah melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang telah tewas.

Kematian Mahsa Amini minggu lalu usai ditangkap di Teheran oleh polisi moralitas (sebuah unit khusus yang memberlakukan aturan berpakaian yang ketat untuk wanita) telah memicu kemarahan yang meluap atas berbagai masalah mulai dari kebebasan wanita di Republik Islam terhadap dampak sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Aksi pembakaran yang dilakukan oleh massa demo antihijab di Iran

Aksi pembakaran yang dilakukan oleh massa demo antihijab di Iran

Photo :
  • AP Photo

Protes itu mencolok karena skala keganasan dan sifat feminisnya yang ditunjukkan dengan gamblang. Demonstrasi terakhir dan terbesar ini terjadi tiga tahun lalu, setelah pemerintah menaikkan harga gas pada 2019.

Setelah mulai pada hari Sabtu, 17 September 2022, di pemakaman Amini di Provinsi Kurdistan Iran, demonstrasi telah melanda sebagian besar negara, yang mengarah ke bentrokan dengan pasukan keamanan yang mencoba untuk membubarkan mereka.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak menyebutkan protes selama pidato pada hari Rabu kepada para veteran dan komandan militer untuk memperingati perang Iran-Irak dari 1980 hingga 1988.

Jaksa di kota barat Kermanshah juga mengatakan dua orang tewas dalam kerusuhan pada hari Selasa.

Melansir dari CNN International, Jumat, 23 Septembwer 2022, kantor berita resmi negara Iran yakni IRNA mengatakan seorang asisten polisi tewas dan empat lainnya terluka selama protes di Shiraz, Ibu Kota provinsi Fars di barat daya Iran.

Seorang anak berusia 23 tahun di Urmia dan seorang anak berusia 16 tahun di Piranshahar juga ditembak mati selama protes pada hari Selasa, sehingga jumlah total demonstran yang tewas menjadi tujuh, menurut dua kelompok hak asasi manusia Kurdi yang memantau pelanggaran di Iran, dan Hak Asasi Manusia Kurdistan Network and Hengaw, sebuah organisasi yang terdaftar di Norwegia.

Namun, pihak berwenang Iran tidak mengkonfirmasi kematian itu.

Ribuan orang turun ke jalan pada Selasa malam, dengan video protes muncul dari belasan kota besar dan kecil, mulai dari ibu kota Teheran hingga daerah yang lebih tradisional konservatif seperti Mashad.

Rekaman menunjukkan beberapa pengunjuk rasa meneriakkan, “Perempuan, hidup, kebebasan.”

Yang lain dapat terlihat membuat api unggun, berkelahi dengan polisi, atau melepas dan membakar jilbab mereka, serta menghancurkan poster Pemimpin Tertinggi negara itu dan berteriak, “Matilah diktator.”

Hampir semua kota provinsi di wilayah Kurdi Iran, termasuk di Kermanshah dan Hamedan, juga telah terjadi demonstrasi yang meletup.