Ancaman Terakhir Pemerintah Korea Selatan pada Dokter yang Mogok Kerja

Para dokter muda mogok kerja di Korea Selatan
Sumber :
  • BBC.co.uk

Korea Selatan – Pemerintah Korea Selatan mengajukan permohonan terakhir kepada para dokter yang mogok kerja pada hari Kamis waktu Korea Selatan untuk mengakhiri pemogokan massal mereka, atau izin medis mereka akan ditangguhkan dan negara akan menuntut.

IDI Rayakan Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 2024 di Yogyakarta

Ribuan dokter residen dan dokter magang telah meninggalkan pekerjaannya selama 10 hari terakhir sebagai protes atas rencana pemerintah untuk meningkatkan jumlah siswa yang mendaftar di sekolah kedokteran sebanyak 2.000 setiap tahunnya.

Mereka berpendapat bahwa pemerintah harus memperhatikan gaji dan kondisi kerja terlebih dahulu sebelum mencoba meningkatkan jumlah dokter.

Ratusan Nakes yang Dipecat Bupati Manggarai Bisa Ikut Seleksi ASN PPPK

Han Duck-soo PM Korea Selatan

Photo :
  • South China Morning Post

“Kami telah mengatakan bahwa kami tidak akan meminta pertanggungjawaban mereka karena meninggalkan tempat kerja jika mereka kembali hari ini,” kata Wakil Menteri Kesehatan Park Min-soo dalam sebuah pengarahan, melansir DW, Jumat 1 Maret 2024.

Kisah Ilmuwan Prancis yang Masuk Islam Karena Meneliti Jasad Firaun

“Dokter ada di sana untuk melayani pasien, dan pasien tersebut dengan cemas menunggu Anda. Ini bukan cara untuk memprotes pemerintah,” lanjut Park.

Kementerian Kesehatan Korea Selatan mengatakan bahwa pada Rabu malam, sekitar 9.076 dari 13.000 dokter magang dan penduduk di negara itu dipastikan telah meninggalkan pekerjaannya.

Pejabat senior Kementerian Kesehatan Kim Chung-hwan mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa mulai tanggal 4 Maret, dokter yang melewatkan tenggat waktu untuk kembali bekerja akan diberitahu tentang rencana penangguhan izin mereka dan mereka akan diberi kesempatan untuk merespons.

Pemogokan ini telah membebani sistem kesehatan Korea Selatan, sehingga menyebabkan penundaan operasi dan penghentian perawatan medis. Otoritas kesehatan mengatakan penanganan kasus-kasus darurat dan mereka yang membutuhkan perawatan kritis sebagian besar stabil. Meski begitu, dalam upaya meringankan beban, fasilitas kesehatan militer untuk sementara dibuka untuk umum.

Hal ini tentu sangat menganggu bidang medis di Korea Selatan, termasuk operasi caesar pada wanita hamil yang harus dibatalkan dan pengobatan kanker juga harus ditunda karena jumlah dokter peserta pelatihan medis di Korea Selatan yang mengundurkan diri semakin besar.

Para dokter muda mogok kerja di Korea Selatan

Photo :
  • RFI

Korea Selatan memiliki sistem layanan kesehatan yang sangat terprivatisasi di mana sebagian besar prosedurnya terikat pada pembayaran asuransi, dan lebih dari 90% rumah sakit adalah rumah sakit swasta.

Dokter-dokter di negara ini merupakan dokter dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan data tahun 2022 dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) yang menunjukkan bahwa rata-rata dokter spesialis di rumah sakit umum menerima hampir $200,000 (£159,000) per tahun, gaji yang jauh melebihi gaji rata-rata nasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya