Iran Siap Hadapi Invasi Darat AS

Ilustrasi perang AS-Iran
Sumber :
  • Tim VIVA.co.id

Teheran, VIVA – Militer Iran telah mempersiapkan berbagai skenario untuk menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat, termasuk invasi darat, demikian disampaikan seorang sumber militer Iran kepada RIA Novosti yang dipublikasi pada Kamis.

img_title Fokus Perang dengan Iran, AS Ogah Bantu Arab Saudi Lawan Houthi

“Angkatan bersenjata kami telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi setiap serangan baru dari AS, terutama jika Washington melakukan kesalahan dengan melancarkan invasi darat,” kata sumber tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumber itu juga menyatakan bahwa setiap serangan ulang terhadap fasilitas nuklir atau infrastruktur Iran akan dibalas dengan respons yang melampaui perkiraan Amerika Serikat.

img_title DPR Tolak Pemakzulan Trump

Menurut sumber tersebut, ancaman yang disampaikan Presiden AS Donald Trump justru telah meningkatkan kesiapan operasional angkatan bersenjata Republik Islam Iran untuk menghadapi kemungkinan invasi.

Lebih lanjut, sumber itu menegaskan bahwa tanggung jawab atas segala konsekuensi dari meningkatnya eskalasi ketegangan berada di pihak Washington.

img_title Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

Sementara itu, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ke-12 berturut-turut, demikian disampaikan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CENTCOM mengatakan bahwa pasukan AS mulai melancarkan serangan tambahan terhadap sasaran militer Iran, sesuai arahan Panglima Tertinggi, pada Rabu pukul 17.30 waktu Timur AS (Kamis, 04:30 WIB).

Misi ini akan terus berlanjut untuk semakin mengurangi kemampuan Iran dalam mengancam pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintasi perairan kawasan,” tulis CENTCOM melalui platform X. (Ant)

Bendera Arab Saudi.

Arab Saudi Mulai Kekurangan Rudal Pencegat, Minta Bantuan Negara Sekutu Hadapi Houthi

Arab Saudi disebut mulai kekurangan rudal pencegat dan meminta bantuan dari negara-negara di kawasan serta sekutunya di Barat untuk mengerahkan dukungan pertahanan udara

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut