Orangtua Pelaku Bom Boston akan Datang ke AS

Anzor Tsarnaev, orangtua pelaku bom Boston.
Sumber :
  • Reuters
VIVAnews
– Orangtua pelaku bom Boston sepakat akan datang ke Amerika Serikat untuk membantu penyelidikan FBI. Sebelumnya Tim Kedutaan Besar AS di Moskow telah bertemu mereka di kediaman mereka di Republik Dagestan, negara bagian Rusia yang terletak di selatan Rusia.


“Selama pembicaraan tersebut, diputuskan untuk mendatangkan orangtua Tsarnaev ke AS. Orangtuanya telah memberikan persetujuan untuk ini. Mereka akan terlibat dalam penyelidikan,” kata sumber kepolisian Rusia seperti dikutip
RIA Novosti
, Rabu 24 April 2013.


Ayah Tsarnaev bersaudara, Anzor Tsarnaev, berencana untuk melakukan perjalanan ke AS sesegera mungkin. Demikian juga dengan ibu pelaku, Zubeidat Tsarnaeva, yang sebelumnya bersikeras kedua anaknya tidak terlibat dalam aksi bom tersebut.


Sebelumnya, Dzhokhar Tsarnaev mengatakan kepada penyelidik FBI bahwa kakaknyalah, Tamerlan Tsarnaev, yang menjadi otak di balik aksi peledakan bom Boston. Dzhokhar juga mengatakan, mereka hanya beraksi berdua dan tidak terkait dengan kelompok teroris internasional manapun.


Mengenal 2 Sosok Anggota Polri di Timnas Indonesia U-23
Dzhokhar dikenakan tuduhan konspirasi penggunaan senjata pembunuh massal yang mengakibatkan kematian orang lain. Dia sendiri kini masih terbaring lemah di Rumah Sakit Beth Israel Deaconess. Pengadilan menyediakan pengacara bagi Dzhokhar karena dia tidak mampu membayar pengacara.

Zaidul Akbar Bocorkan Resep Kaldu Ajaib dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

Tamerlan sendiri tewas dalam baku tembak dengan polisi di Watertown. Sang adik yang selamat disebut kehilangan banyak darah dan kemungkinan mengalami kehilangan pendengaran. (eh)
Klasemen MotoGP 2024: Menang di Jerez, Pecco Bagnaia Ancam Posisi Jorge Martin

sorot gempa bumi - Lanskap kawasan Monas Jakarta

BPBD DKI Ungkap 3 Sumber Ancaman Gempa di Jakarta

BPBD DKI mengungkap tiga sumber ancaman gempa di wilayah DKI Jakarta dan pengungkapan sumber ancaman tersebut sebagai upaya untuk memitigasi bencana.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024