Kasus Charlie Hebdo Tak Pengaruhi Pariwisata Prancis

Mengutuk Aksi Terorisme, Jutaan Warga Prancis Turun ke Jalan
Sumber :
  • REUTERS / Charles Platiau

VIVA.co.id - Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Mme Corinne Breuze, mengatakan bahwa tidak ada pembatalan kunjungan ke Prancis setelah serangan Charlie Hebdo.

Demikian disampaikan Corinne di kediaman duta besar Prancis di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 April 2015.

Keluarga Aylan Kurdi Kecam Charlie Hebdo

"Tidak berdampak pada wisata di Prancis dan tidak ada pembatalan kunjungan ke negara tersebut," ujar Corinne.

Dia juga menjelaskan, Prancis memiliki bentuk pengamanan yang kuat dan akan terus meningkatkan pengamanan, karena punya kerja sama yang baik dengan negara-negara lain.

"Kita tingkatkan pengamanan di semua tempat, setelah isu tersebut terjadi," kata Corinne.

Untuk Indonesia sendiri, Corinne menegaskan, kunjungan ke Prancis sebanyak lebih dari 3 ribu orang. Dia berharap, dari tahun ke tahun terus terjadi peningkatan.

Menurut dia, kerja sama pariwisata antara Prancis dan Indonesia sudah terjalin sejak bulan September 2014.  Tujuannya, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Prancis.

Di sisi lain, IFI-Kedubes Prancis di Indonesia bekerja sama dengan lima agensi wisata Indonesia melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) untuk promosi wisata Prancis di Indonesia. Selain itu, juga menawarkan proses pengurusan visa yang mudah dan cepat.

![vivamore="Baca Juga :"]

Tampilkan Satir Aylan Kurdi, Charlie Hebdo Tuai Kecaman

[/vivamore]

Polisi Prancis di kantor majalah Charlie Hebdo yang dibom.

Ratu Rania Sindir Charlie Hebdo

Charlie Hebdo menggambar Aylan Kurdi dewasa sebagai pria yang cabul.

img_title
VIVA.co.id
17 Januari 2016