Suu Kyi: Saya Tak Tahu Bakal Diwawancara Muslim

Aung San Suu kyi
Sumber :
  • Reuters/Soe Zeya Tun

VIVA.co.id - Pemimpin NLD Myanmar, Aung San Suu Kyi seperti langsung hilang kesabaran tatkala ditanyakan soal tekanan terhadap Komunitas Muslim di negaranya. Suu Kyi yang dikenal sebagai figur pemimpin demokrasi itu langsung menohok mempertanyakan wartawan BBC yang mewawancarainya.

Pemerintah Indonesia Bersimpati atas Gempa Myanmar
"Saya sebelumnya tak diberitahukan bakal diwawancara oleh seorang Muslim," kata Aung San Suu Kyi saat diwawancara Presenter BBC, Mishal Husain, sebagaimana dikutip dari laman Independent, Jumat 25 Maret 2016 waktu setempat.
 
Nobel Perdamaian Suu Kyi Diserukan untuk Dicabut
Suu Kyi yang meraih nobel perdamaian itu ditanyakan soal adanya tindakan anti-Islam yang dilakukan komunitas mayoritas di Myanmar yang lalu menyebabkan terusirnya komunitas tersebut dari negara yang dikuasai Junta Militer itu. Populasi Muslim di Myanmar dicatat hanya 4 persen dan pemeluk Budha adalah masyarakat mayoritas.
 
UNHCR Apresiasi RI soal Pengungsi Rohingya
Suu Kyi mengatakan, tak sedikit Komunitas Muslim yang sebenarnya bisa hidup berdampingan di negara itu. Dia bersikeras bahwa tindakan terhadap Komunitas Muslim atau dikenal dengan Rohingya bukanlah suatu gerakan pemusnahan etnis.
 
"Saya tegaskan bahwa banyak Muslim moderat yang bisa hidup dengan baik di negara ini. Adanya kejadian (tekanan ke Muslim) tahun lalu itu disebabkan ketakutan oleh kedua belah pihak," lanjut Suu Kyi.
 
Tindakan Suu Kyi yang menyinggung soal agama presenter BBC tersebut kemudian ramai ditanggapi di media sosial. Suu Kyi, seorang yang merupakan figur demokrasi disayangkan justru tidak bisa moderat menghadapi pertanyaan semacam itu.
 
Presiden Myanmar Htin Kyaw bersama Aung San Suu Kyi

Myanmar Diminta Tak Diskriminatif Terhadap Rohingya

Caranya mengubah secara radikal kebijakan dan praktik kekerasan.

img_title
VIVA.co.id
15 April 2016