Puluhan Ribu Rakyat Venezuela Lari ke Kolombia

Rakyat Venezuela mulai maraha karena kelangkaan pangan.
Sumber :
  • Reuters/Marco Bello

VIVA.co.id – Puluhan ribu rakyat Venezuela berbondong-bondong menuju Kolombia untuk membeli makanan dan obat-obatan. Hal itu terjadi setelah pihak berwenang setempat membuka perbatasan yang telah ditutup selama hampir satu tahun.

Kisruh Politik Venezuela, Pemerintahan Tandingan Disiapkan

Sebelumnya, pada pekan lalu, langkah serupa juga telah dilakukan oleh otoritas setempat di mana banyak orangtua dan ibu-ibu yang menyerbu supermarket di Kolombia.

Tentu, maraknya warga Venezuela menyeberang ke Kolombia menjadi sorotan masyarakat dunia. Sebab, negeri kaya minyak itu tengah mengalami kemorosotan ekonomi sejak 2014.

Pemakzulan Presiden Venezuela Dianggap Tinggal Tunggu Waktu

Seperti diberitakan The Guardian, Minggu, 17 Juli 2016, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Kolombia, sebanyak 35 ribu warga Venezuela mendatangi Kolombia pada Sabtu lalu.

Proses masuknya pun tiba-tiba, namun berlangsung aman. Perbatasan itu dibuka sekitar delapan jam dan akan dibuka kembali hari ini.

Krisis Inkubator, Bayi-bayi Baru Lahir Disimpan di Kardus

"Kami telah membuat upaya besar untuk menjamin ketersediaan bagi rakyat Venezuela yang datang. Kami juga berharap agar proses ini berlangsung dengan tertib," kata Menteri Pertahanan Kolombia, Luis Carlos.

Sementara itu, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengatakan kelangkaan pangan, obat-obatan dan kebutuhan pokok di Venezuela merupakan ulah pihak oposisi.

Mereka, oleh Maduro, berusaha untuk memicu kekacauan dan berupaya menggulingkannya dari kekuasaan yang sah. (ase)

Aksi protes terhadap pemerintah Venezuela

Venezuela Terus Bergolak, Rakyat Mogok Kerja 24 Jam

Banyak warga turun ke jalan. Sebagian lagi hanya berdiam di rumah.

img_title
VIVA.co.id
21 Juli 2017