Kanada Segera Legalkan Ganja

Ilustrasi ganja.
Sumber :
  • REUTERS/Steve DiPaola

VIVA.co.id – Pemerintah Kanada segera melegalkan ganja di negaranya. Saat ini, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, tengah menggodok proposal yang mencakup prosedur, pemakaian dan pemakai ganja.

img_title Kepala BNN Sebut Kriminalitas Meningkat di Negara yang Legalkan Ganja

Dilansir melalui laman The Independent, Selasa 28 Maret 2017, produsen akan diberikan lisensi, sedangkan batas usia pembeli ditetapkan minimal 18 tahun. Beberapa provinsi diizinkan untuk menetapkan standar usia minimal lebih tinggi atau di atas 18 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Kanada yang ingin menanam ganja sendiri juga akan dibatasi. Per rumah tangga, mereka hanya diizinkan tanam empat benih pohon saja.

img_title Ditanya Wacana Legalisasi Ganja, Ini Jawaban Kepala BNN

Tak hanya itu, negara yang terletak paling utara di Amerika Utara ini akan mengontrol harga pemasaran ganja, bersamaan dengan bagaimana tanaman tersebut dibeli dan dijual.

Apabila obat psikotropika ini disahkan, maka Trudeau berhasil memenuhi janjinya selama masa kampanye tahun lalu.

img_title Soal Legalisasi Ganja untuk Kebutuhan Medis, Ini Kata Pengamat

Selama kampanye pemilihan umum bulan November 2015, Partai Liberal milik Trudeau terus mempromosikan pelegalan ganja. Pada saat itu, mereka mengatakan akses ganja perlu dilegalkan, diatur dan dibatasi. Tujuannya adalah untuk menjauhkan dari jangkauan anak-anak dan menekan penyalahgunaan ganja.

Sampai nanti pembuatan Undang-undang legalisasi ganja, Trudeau menjelaskan bahwa obat ini akan tetap ilegal. "Sampai kita memiliki kerangka untuk mengontrol dan mengatur ganja, hukum saat ini (legalnya ganja) tetap berlaku," tegasnya.

Kepala BNN Republik Indonesia Komjen Marthinus Hukom

Kepala BNN: Riset Ganja Bagi Kesehatan Bukan untuk Legalisasi Penggunaan

Kepala BNN Marthinus Hukom tidak sepakat jika ada upaya melegalkan penggunaan ganja untuk kesehatan.

img_title
VIVA.co.id
15 Juli 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut