Tidur Pakai Tiga Kipas Angin, Orang Ini Langsung Tewas

Ilustrasi tidur menggunakan kipas angin.
Sumber :
  • http://jendelasehatq.blogspot.com/

VIVA – Ternyata kipas angin bisa sangat membahayakan. Terutama jika tidak dimatikan ketika suhu udara turun drastis.

Pria Sembunyi di Ruang Roda Pesawat Tujuan Paris-Aljazair, Begini Kondisinya Sekarang

Seorang pria Thailand berusia 44 tahun meninggal dunia karena hipotermia. Ia terserang setelah tidur sambil menyalakan tiga kipas angin sekaligus. Pria itu menyalakan kipas angin sebelum tidur pada Kamis malam, 2 November 2017, namun suhu pagi hari mendadak turun drastis dan berubah menjadi tragedi fatal.

Setelah mayat korban bernama Sobthawee Boonkua ditemukan di rumah kerabatnya di Tambon Nai Muang, Thailand, petugas polisi dari Muang Chaiyaphum pergi untuk memeriksa lokasi kejadian bersama dengan petugas medis dan pekerja darurat.

Korban Tewas Meningkat Jadi 137 Orang dan Belasan Jiwa Belum Ditemukan

Kakak korban tersebut, Saravuth Boonkua, mengatakan bahwa adik laki-lakinya itu tinggal di rumah tersebut untuk mengurus ibu mereka berusia yang sudah berusia 86 tahun dan sedang sakit. Dia juga mengatakan bahwa Sobthawee adalah pria yang sehat.

Namun pada malam sebelum insiden tersebut terjadi, Sobthawee tidur menggunakan tiga kipas angin dan mengarahkan ke badannya, tanpa mengetahui bahwa suhu udara di Chaiyaphum bisa jauh lebih rendah di malam hari.

Kekurangan Oksigen, 12 Pendaki Gunung Everest Meninggal Dunia

Salah satu petugas medis mengatakan Sobthawee meninggal karena hipotermia, lantaran tubuhnya tidak dapat menyesuaikan diri dengan udara dingin mendadak dan mengalami shock. Keluarga korban telah menerima penyebab kematian pria tersebut dan akan membawa jenazah untuk dilakukan upacara keagamaan. (hd)

Pendaki menelusuri jalur Gunung Kembang via Blembem di Wonosobo, Jawa Tengah.

8 Risiko yang Sering Diabaikan saat Naik Gunung, Pendaki Wajib Tahu!

Keamanan dan keselamatan menjadi faktor utama ketika mendaki gunung. Mengingat aktivitas ini bukan olahraga biasa, banyak risiko yang bisa saja mengintai saat naik gunung

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024