RI Dipercaya Pimpin Sidang Hukum Perdata Internasional
- KBRI Roma
“Alhamdulillah, Indonesia dan Ibu Dubes RI telah mendapatkan kepercayaan yang sangat besar dari seluruh anggota UNIDROIT untuk memimpin pertemuan akbar tahunan ini”, kata Roy.
Datangkan Pakar
KBRI Roma juga telah berhasil mendatangkan Prof. Anna Veneziano (Sekretaris Jenderal ad interim UNIDROIT) dan Dr. Frédérique Mestre (Senior Legal Officer UNIDROIT) ke Jakarta pada tanggal 6 November 2017 yang lalu untuk melakukan sosialisasi mengenai Legal Guide on Contract Farming (LGCF), sebuah pedoman hukum untuk pertanian kontrak.
Kunjungan UNIDROIT ke Indonesia tersebut merupakan strategi untuk memperkuat upaya diplomasi Indonesia memperjuangkan tingkat kesejahteraan petani skala kecil (small-scale farmers’ welfare) di tingkat global.
Keberadaan UNIDROIT di Jakarta juga dimanfaatkan dengan melakukan pertemuan antara Prof. Anna Veneziano dengan Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri, Dr. (Iur) Damos D. Agusman pada tanggal 7 November 2017 guna membicarakan peningkatan hubungan bilateral Indonesia- UNIDROIT.
Pertemuan Majelis Umum UNIDROIT ditutup dengan keputusan yang kembali memberikan kepercayaan internasional terhadap Indonesia dengan didukungnya Indonesia menjadi anggota Finance Committee UNIDROIT periode tahun 2018-2021.
Indonesia memiliki peluang dan kesempatan yang sangat besar untuk memberikan kontribusi yang lebih di bidang diplomasi hukum perdata internasional dengan ikut melakukan pembahasan dan penentuan kebijakan organisasi, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan dan anggaran kerja UNIDROIT untuk kepentingan nasional, imbuh Roy. (hd)