Pelaku Penyerangan Pesilat Pagar Nusa Ditangkap, Apa Motifnya?

Rombongan pesilat terlibat kericuhan dengan OTK di Gresik, Jawa Timur
Rombongan pesilat terlibat kericuhan dengan OTK di Gresik, Jawa Timur
Sumber :
  • tvOne/Muhammad Habib

VIVA – Polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penyerangan rombongan pesilat Pagar Nusa di wilayah Pakal, Benowo, Surabaya, pada Minggu siang, 19 Juni 2022. Seorang pelaku diamankan aparat setelah kedapatan ikut menyerang rombongan dengan lemparan batu.

Enam anggota Pagar Nusa menjadi korban luka-luka. Sementara seorang terduga pelaku yang diamankan diketahui bernama Jaka Batar Satoriawan (21) asal Tambakrejo, Surabaya.

"Kami telah mengamankan satu orang pelaku penyerangan dan mengidentifikasi enam orang korban penyerangan. Saat ini kasusnya diserahkan ke Polres Gresik," kata Kanit Intel Polsek Cerme, Gresik, Aipda Herman Efendi saat dikonfirmasi, Senin, 20 Juni 2022.

Pesilat Pagar Nusa

Pesilat Pagar Nusa

Photo :
  • Nu Online

Menurut Aipda Herman, rombongan pesilat Pagar Nusa asal Bojonegoro ini diserang puluhan orang tak dikenal (OTK) yang mengenakan pakaian serba hitam dan bercadar di wilayah Pakal, Benowo, Surabaya. OTK ini mengejar rombongan dan melempari kaca mobil dengan batu hingga ke depan Mapolsek Cerme, Gresik.

"Mereka (rombongan Pagar Nusa) hendak meminta perlindungan petugas kepolisian karena mendapat serangan. Motifnya masih didalami," ujarnya

Sebelumnya diberitakan, ratusan anggota perguruan silat Pagar Nusa asal Bojonegoro diserang puluhan orang tak dikenal (OTK) yang mengenakan pakaian serba hitam dan bercadar di wilayah Pakal, Benowo, Surabaya, Minggu siang, 19 Juni 2022. 

Gerombolan orang bercadar hitam itu mengejar dan melempari mobil yang ditumpangi rombongan pesilat dengan batu hingga terjadi kericuhan. Enam orang dari anggota Pagar Nusa mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan. Sementara kaca mobil minibus yang membawa rombongan pesilat Pagar Nusa hancur.  

Kejadian penyerangan bermula saat ratusan anggota perguruan silat Pagar Nusa asal Bojonegoro usai mengikuti kegiatan halal bihalal di wilayah Keputih Surabaya.  
Saat perjalanan pulang, rombongan 7 mobil minibus yang mereka tumpangi tiba-tiba diserang segerombolan orang tak dikenal berpakaian serba hitam dan bercadar yang datang dari gang-gang kampung.

Gerombolan OTK tersebut keluar dari gang-gang kampung dengan membawa batu dan kayu.Mereka mengejar rombongan pesilat Pagar Nusa dan melempari mobil mereka dengan batu dan kayu hingga ke depan Polsek Cerme, Gresik.

Rombongan Pagar Nusa keluar dari kendaraan dan hendak meminta perlindungan ke Polsek Cerme, namun mereka terus diserang. Akhirnya, rombongan pesilat Pagar Nusar melakukan perlawanan balik dan mengejar kelompok anarkis tersebut. Kericuhan pun terjadi. 

"6 orang anggota Pagar Nusa terluka di bagian kepala dan tangan. Mereka sudah dirawat di RSI Benowo Surabaya, yang luka ringan sempat dirawat di Puskesmas Cerme," kata Fuad, ketua rombongan Pagar Nusa saat dikonfirmasi. 

Setelah berhasil menangkap satu terduga pelaku penyerangan dan meredam massa, polisi kemudian memulangkan ratusan massa perguruan silat Pagar Nusa ke Bojonegoro dengan pengawalan ketat anggota Polsek dan Polres Gresik.

Laporan: Muhammad Habib/tvOne Gresik