Gerebek Narkoba di Cijantung, Polisi Ditodong Pistol oleh Oknum TNI

Penembakan di Stasiun Senen
Penembakan di Stasiun Senen
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
VIVAnews - Seorang anggota Satuan Narkoba Polres Jakarta Timur menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum TNI satuan Kopassus Cijantung, Selasa 19 November 2013. 

Akibatnya Brigadir Waskito mengalami luka di bagian belakang kepala dan memar pada wajah. Tak hanya itu, senjata api miliknya pun dirampas oleh oknum TNI tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, kejadian bermula saat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur mendapat informasi bahwa di Hotel Puri Caklag, Kampung Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, ada penyalahgunaan Narkoba. Sekitar pukul 01.30 WIB dinihari, dengan menggunakan mobil KIA Karnival B 1368 HY, Bripka Lilik Cs memimpin penggrebekan di Hotel Puri Caglak.

Setelah dilakukan penggerebegan dikamar 7-D dengan cara pintu kamar didobrak, didapat dua orang laki-laki dan tiga orang perempuan. Karena kedatangan petugas dari kepolisian dan merasa terpojok salah satu dari mereka merampas pistol milik Brigadir Waskito dan menodongkan senjata kepada yang bersangkutan. 

Sesaat kemudian datang dari kamar sebelah, yakni kamar 15-A, membantu melakukan perlawanan. "Ada sekitar belasan orang ke luar dan langsung menyerang, menganiaya, dan merampas senjata api anggota," ujar Rikwanto.

Usai menganiaya, tersangka kemudian melarikan diri, tanpa membawa mobil. Setelah ditelusuri dan berkoordinasi dengan Den Pom Jakarta Timur, mobil yang tertinggal di TKP itu ternyata milik anggota Kopassus.

Pada siang harinya, sekitar pukul 12.30 WIB, pihak Polres Metro Jakarta Timur melaksanakan mediasi dengan Satuan Kopassus, didampingi Denpom II/Cijantung Kapten CPM Alhendri di ruang data Denpom II/Cijantung. 

Senjata api yang diambil dari tangan korban pun telah dikembalikan oleh Wadan Grup Kopassus melalui Den Pom. Sementara anggota Kopassus itu ditindaklanjuti oleh Den Pom TNI. "Hal itu karena dari kamar hotel tersebut ditemukan beberapa alat hisap sabu atau bong," kata Rikwanto.

Sejumlah pejabat yang berkumpul melakukan mediasi, antara lain Wakapolres Metro Jakarta Timur, Kasi Propam Polda Metro, Kasi Propam Polres Jaktim, Kapolsek Pasar Rebo. Sedangkan dari pihak Kopassus, yakni Waas intel Kopasus, Wadan Grup 3 Kopasus, Denpom 2 Cijantung, Pasi Lidkrim Kapten Cpm Alhendri. (umi)