Polda Metro Bentuk Tim Khusus Selidiki 2 Anak Tewas di Monas

Sejumlah warga mengantre mengambil sembako gratis saat acara Untukmu Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).
Sumber :
  • ANTARA/Hafidz Mubarak A

VIVA –  Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis mengatakan pihaknya sudah membentuk tim khusus guna menyelidiki kasus meninggalnya dua anak yang diduga terjadi di lokasi pesta rakyat dan bagi-bagi sembako di Monas Jakarta Pusat pada Sabtu 28 April 2018.

Jalan di Monas Dibuka, Polisi Harap Massa Reuni 212 Tak Datang Lagi

Tim itu beranggotakan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya juga anggota Polres Metro Jakarta Pusat. Tim dibentuk untuk menyelidiki latar belakang kasus.

"Sementara dalam penyelidikan dari Ditreskrimum bersama tim dari Jakarta Pusat. Saya sudah bentuk tim, tim gabungan dari Jakpus dan Krimum untuk menyelidiki apakah bagaimana latar belakang kasus itu," kata Idham di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 2 Mei 2018.

Polisi Ungkap 500 Simpatisan Reuni 212 Sempat Coba ke Monas

Maka dari itu, ia mengaku belum diketahui apakah kedua korban benar meninggal karena antre sembako atau tidak di sana. Guna mengetahuinya, masyarakat diimbau menunggu hasil penyelidikan.

"Belum tentu. Kan saya bilang masih penyelidikan," ujarnya. (mus)

8 Fakta Reuni 212, Dilarang di Monas dan Terancam Pidana
Asteroid.

Siap-siap Menyaksikan Batu Bercahaya Lewat Usai Subuh

Asteroid raksasa yang ukurannya delapan kali Tugu Monumen Nasional atau Monas akan melintas dekat Bumi lepas azan subuh.

img_title
VIVA.co.id
19 Januari 2022