Sebut Bawa Bom, Penumpang Pesawat Diamankan Petugas Bandara Soetta

Suasana di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA – Seorang penumpang Lion Air berinisial RM diamankan petugas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 14 Agustus 2018. Pasalnya, pria berusia 53 tahun itu menyebutkan membawa bom saat barang bawaannya hendak diperiksa petugas di Terminal 1 bandara tersebut. 

AS Kirim Ribuan Bom Lagi Buat Bantu Israel

RM yang merupakan aparatur sipil negara atau ASN itu diketahui merupakan penumpang maskapai Lion Air bernomor penerbangan JT 620 rute Jakarta - Tanjung Pinang. Kejadian berawal, ketika RM ditanya oleh petugas mengenai isi tas yang dibawa. 

RM kemudian menjawab bahwa dia membawa bom dan enggan menyerahkan tasnya untuk diperiksa petugas. Selanjutnya, petugas melaporkan hal itu ke Avsec. Pelaku lantas dibawa ke Posko Pengamanan Bandara.

Bom Temuan Bekas Perang Dunia II Diledakkan di Lanud Silas Papare

Branch Communication Manager Bandara Soetta, Haerul Anwar membenarkan peristiwa tersebut. Pihak maskapai dan bandara langsung melakukan pengecekan barang bawaan di terminal keberangkatan bandara.

"Benar, penumpang tersebut telah dimintai keterangan oleh petugas Aviation Security. Dia bilang ada bom saat petugas sedang memeriksa barang bawaannya dan beberapa penumpang lainnya mendengar ucapan itu," katanya, Selasa, 14 Agustus 2018.

Tidak Hanya di Rusia, Ada Deretan Jejak ISIS dalam Aksi Teror di Indonesia

Setelah diperiksa oleh Avsec, penumpang tersebut akhirnya diserahkan kepada petugas Kantor Otoritas Bandara Udara (Otban) Wilayah I Bandara Soetta. "Yang bersangkutan telah diserahkan kepada Otban untuk diproses lebih lanjut," ujar Haerul.

Pihak bandara pun meminta agar, masyarakat tak berulah melontarkan candaan soal bom. Sebab, menurut dia, hal itu bisa meresahkan dan membahayakan orang lain. (mus)

Empat Tentara Israel Terluka Akibat Bom Hizbullah di Lebanon

4 Tentara Israel Terluka Akibat Bom Hizbullah di Lebanon

Empat tentara Israel terluka di Lebanon, satu diantaranya dalam kondisi serius setelah terkena bom yang ditanam oleh Hizbullah sebagaimana yang dilansir oleh The Guardian

img_title
VIVA.co.id
16 April 2024