Penerapan E-Tilang, Ada 116 Pelanggar Tak Terbaca Pelat Nomornya

Pantauan CCTV uji coba tilang elektronik di Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Foe Peace Simbolon

VIVA – Kepolisian menyebut masih ada kendala selama uji coba sistem electronic traffic law enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik, yang sudah dilakukan sejak 1 sampai 6 Oktober 2018.

img_title Kena ETLE Tak Cukup Bayar Denda

Kendala yang dimaksud adalah banyak kendaraan yang melanggar, tapi pelat nomornya tak terekam kamera closed circuit television (CCTV).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelat nomor mobil terhalang mobil di belakangnya sehingga tidak terbaca," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan, Senin 8 Oktober 2018.

img_title Kena Tilang ETLE Jangan Harap Beres Cuma Bayar Denda, Kini Masuk Sistem Baru

Jumlahnya pun cukup banyak, yakni selama enam hari uji coba diberlakukan ada 116 kendaraan yang melanggar, tapi tidak terdeteksi pelat nomornya oleh CCTV. Untuk itu, pihaknya akan melakukan lagi evaluasi terkait uji coba yang menggunakan dua kamera CCTV dari Tiongkok itu. "Ya itu (116 kendaraan) sesuai data," ujarnya. 

Untuk diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat selama enam hari uji coba tilang secara elektronik sudah ada 613 pengendara yang melakukan pelanggaran.

img_title Trik Lama Akali ETLE Tamat, Pelat Palsu Tak Lagi Bisa Jadi Tameng

Kendaraan dengan pelat nomor hitam menjadi yang paling banyak melanggar dengan jumlah 369 pengendara. Sedangkan yang paling sedikit melanggar adalah pelat luar Jakarta dengan jumlah dua pelanggar.
 

Pasangan melanggar lalu lintas kena tilang elektronik

Kena Blokir ETLE, Mengurusnya Bisa di Samsat

Pemilik kendaraan yang terkena blokir akibat pelanggaran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kini mendapat kemudahan dalam mengurus administrasinya.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut