Mengejutkan, Pengakuan Pendemo Omnibus Law

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.
Sumber :
  • VIVA/Wahyu Firmansyah

VIVA – Para perusuh dalam aksi demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja disebut dijanjikan dapat tiket kereta api hingga uang. Sebanyak 1.192 orang yang ditangkap berasal dari berbagai daerah, di antaranya Purwakarta, Karawang, Bogor, Banten, dan sebagainya.

img_title Ada 53 Demo di Jakarta Hari Ini, Begini Langkah Polda Metro

"Yang datang ke Jakarta tujuannya untuk melakukan kerusuhan, di mana kita bisa bilang itu karena dari beberapa barang bukti, hand phone dan keterangan yang kita terima dari mereka semua," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Oktober 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Polisi Sebut 129 Pendemo Omnibus Law di Jakarta Dirawat di RS

img_title Perjalanan Kereta dari Gambir Tetap Normal Walau Ada Demo, Penumpang Diminta Perhatikan Hal Ini

Kata polisi, para perusuh mengaku tidak tahu apa yang mendasari mereka mau ikut demo menolak UU Cipta Kerja. Para perusuh itu hanya sekadar mendapat undangan untuk mengikuti aksi demo. Lebih lanjut, Yusri menuturkan, para perusuh itu diduga berasal dari kelompok anarko sindikalisme. Pasalnya, berkaca dari aksi demo yang ada kelompok anarko sindikalisme selalu jadi dalang di balik aksi kerusuhan.

"Ada undangan untuk datang, disiapkan tiket kereta api, disiapkan truk, disiapkan bus, kemudian nantinya akan ada uang, makan untuk mereka semua. Ini yang dia tahu, ini yang kita dalami semuanya. Memang setiap ada demo dan berakhir dengan kerusuhan ada indikasi bahwa itu ditunggangi oleh orang-orang yang memang Anarko," ujarnya.

img_title Sahroni: Polisi, Tolong Jaga Adik-adik Mahasiswa yang Sedang Demo!

Aksi penolakan buruh terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law sudah berlangsung sejak 2019. Namun pada Senin 5 Oktober 2020, RUU Cipta Kerja Omnibus Law itu akhirnya disahkan menjadi undang-undang oleh DPR melalui rapat paripurna. 

Ilustrasi penumpang naik Transjakarta

Ada Demo di Jakarta, Transjakarta Ubah 8 Rute, 237 Layanan Tetap Normal

Aksi penyampaian pendapat di sejumlah titik Jakarta Pusat berdampak pada operasional Transjakarta, Rabu (28/10/26). Sebanyak delapan rute mengalami penyesuaian perjalanan

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut