Harga Tiket Naik, Ini yang Berubah dari Museum Nasional

Pengunjung Museum Nasional
Sumber :
  • Museum Nasional

Jakarta, VIVA – Museum Nasional Indonesia (MNI) resmi menyesuaikan harga tiket masuk per 1 Januari 2026, sebuah langkah yang langsung menyedot perhatian publik. Kebijakan ini diambil di tengah upaya pengelola meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman berkunjung bagi masyarakat.

img_title Pengelola Ungkap Alasan Naikkan TIket Masuk Museum Nasional Dua Kali Lipat

Penyesuaian tarif tersebut bukan keputusan mendadak, melainkan telah direncanakan sejak pertengahan 2025. Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, menyebut penerapan baru dilakukan setelah sejumlah fasilitas utama selesai dibenahi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami tunda sampai fasilitas yang kami punya sudah beres, karena sebelumnya masih dalam proses. Sistem BLU itu kan public service dengan business mindset, jadi layanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Esti, Rabu (31/12).

img_title Kenaikan Tiket Museum Nasional Indonesia Dikritik, Dinilai Persulit Akses Pengetahuan

Salah satu perubahan paling terasa adalah pemindahan pintu masuk dan loket tiket dari Gedung A ke Majapahit Hall. Area baru ini dinilai lebih luas dan mampu mengurai antrean pengunjung yang selama ini kerap menumpuk.

Selain akses masuk, Museum Nasional Indonesia juga melakukan pembenahan fasilitas pendukung lainnya. Auditorium di area basement kini tengah dialihfungsikan menjadi masjid untuk memenuhi kebutuhan ibadah pengunjung.

img_title Adinda Bakrie Foundation Resmikan Pembangunan Perpustakaan Achmad Bakrie di Jantung Museum Nasional

“Prosesnya perlu memperhatikan aspek keselamatan, termasuk emergency exit. Shaf sudah kami siapkan, hanya tempat wudhu yang masih dalam tahap penyelesaian. Diharapkan siap akhir Januari,” jelas Esti.

Perluasan area non-tiket juga menjadi fokus pengembangan museum. Dari sebelumnya sekitar 3.800 meter persegi, kini area tersebut bertambah menjadi 8.100 meter persegi, termasuk penataan ulang taman di depan fasad museum.

“Ada area non-tiket yang lebih banyak demi kenyamanan pengunjung. Kami juga menyiapkan peta fisik sebagai kenang-kenangan serta gelang tiket. Ini mulai tersedia 3 Januari nanti,” kata Esti.

Dari sisi konten, MNI tidak hanya mengandalkan koleksi permanen. Sejak Desember 2025, museum ini menghadirkan Pameran Sejarah Awal yang menampilkan temuan penting Eugene Dubois sebagai bagian narasi awal manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki Januari 2026, ruang ImersifA juga akan diperbarui dengan konsep baru. Sistem tiket pun kini dibuat lebih ringkas melalui pembayaran nontunai seperti tap in dan QRIS.

“Pelan-pelan kita benahi semuanya. Sekarang sistem tiket sudah lebih cepat tanpa layanan manual,” tegas Esti.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut