Alasan Agus Buang Jasad Putri Pakai Kardus Bekas

Rilis Pembunuhan Bocah Dalam Kardus
Rilis Pembunuhan Bocah Dalam Kardus
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id - Agus Darmawan akhirnya mengakui pembunuhan sadis yang dilakukannya terhadap Putri, siswi kelas II SDN 05 pagi Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam perbincanganya dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, Agus menceritakan detik-detik dan cara mengajak Putri hingga membunuh dan membuang jasad Putri dengan menggunakan kardus.

Agus menceritakan sempat bingung usai mencabuli Putri dan menyekapnya dalam kondisi terikat di dalam gubuk yang dihuninya.

"Iya. Saya ikat kaki dan tangannya pake kabel charger. Terus saya ikat, saya keluar kamar dan bingung," ujar Agus kepada Krishna Murti saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Karena panik aksi pencabulan dan penyekapan yang dilakukanya itu bakal terungkap, Agus akhirnya memutuskan untuk menghabisi nyawa Putri.

"Saya keluar. Saya bingung gimana. Jalan pintas, saya bunuh. Cari sepotong kabel dari belakang warung. Terus saya cekik lehernya," ujar Agus PA, begitu dia biasa disapa warga setempat.

Usai menghabisi nyawa Putri, Agus mengaku mencari cara agar bisa membawa jasad Putri keluar dari gubuknya. Akhirnya, Agus memutuskan untuk mengemas jasad Putri dengan menggunakan kardus bekas.

"Terus ambil lakban di warung. Sebelum masuk kardus, saya ikat dulu supaya muat di kardus. Ikat dulu kakinya. Tangan dan kaki jadi satu. Saya masukin kardus. Saya lakban full. Setelah saya lakban full, terus saya keluar. Terus saya lihat sepeda," ujar Agus.

Agus lalu membawa jasad Putri yang sudah terkemas dalam kardus ke Jalan Sahabat. "Saya buang di situ, di tempat gelap," kata Agus. (ase)

[Baca juga: Pembunuh Anak dalam Kardus Pernah Bertobat Usai Dipenjara]