Beda Pendapat, Pegawai Honorer Ribut di Depan Istana

Ribuan guru honorer menggelar unjuk rasa di Istana Negara
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/VIVA.co.id
VIVA.co.id
- Para pegawai honorer yang berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, sempat terlibat bentrokan di antara mereka, Kamis, 11 Februari 2016.


Penyebab bentrok tersebut diduga lantaran salah satu kelompok tidak senang dengan komentar kelompok lainnya saat diwawancara salah satu media massa.


Pantauan
VIVA.co.id
, mereka sempat adu mulut. Kondisi semakin ramai saat seseorang dari kelompok yang tidak diwawancara menampar seorang dari kelompok yang sedang diwawancara.


Para pegawai honorer lainnya langsung melerai kedua kelompok yang bertikai. "Sudah-sudah,
malu-maluin
, kita di sini satu suara," ujar salah seorang dari mereka, Kamis, 11 Februari 2016.
Tiga Hari Unjuk Rasa, Enam Pegawai Honorer Ambruk


Anggota DPR Tuding Menteri PAN dan RB Inkonstitusional
Seorang pegawai honorer yang tidak ingin disebut namanya mengemukakan, bentrok tersebut timbul lantaran kelompok yang diwawancara berkata ingin diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) walaupun harus melalui serangkaian tes lagi.

Puluhan Pegawai Honorer Pingsan Saat 2 Hari Demo di Istana

"Itu yang berbeda dari kami semua. Di sini kami semua cuma satu tujuan, PNS harga mati, tidak pakai tes-tes komputer lagi. Kasihan
kan
yang sudah tua-tua, enggak
ngerti
. Makanya kalau ditanya wartawan, mending diam saja kalau enggak tahu," ujarnya.


Pada akhirnya, bentrok kecil tersebut usai saat polisi membantu melerai. Tak lama kemudian, unjuk rasa juga berakhir. (one)



Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya